Kamis, Oktober 21, 2021

1.400 Warga Palestina Yang Jadi Tahanan di Israel Melakukan Mogok Makan

Must Read
IndoIssue.com adalah media online yang fokus pada berita politik nasional, daerah dan internasional, serta menyuarakan opini & aspirasi melalui suara netizen.

Indoissue.com – Sekitar 1.400 warga Palestina yang ditahan di penjara Israel akan melakukan mogok makan. Tindakan itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kondisi penahanan mereka yang semakin memburuk sejak mereka dibobol pekan lalu.

Sejak enam narapidana melarikan diri dengan sendok, Israel telah meningkatkan keamanan penjara. Ratusan narapidana dipindahkan ke penjara lain dan barang-barang pribadi mereka disita.

“Situasinya sangat buruk di penjara, itu sebabnya mereka melakukan mogok makan,” kata kepala komisi Otoritas Palestina untuk tahanan, Qadri Abu Bakr kepada AFP.

Qadri Abu Bakar mengatakan para tahanan Palestina akan memulai mogok makan pada hari Jumat. Tahanan lain akan mengikuti tindakan ini.

Abu Bakar menambahkan bahwa sejauh ini negosiasi antara manajemen penjara Israel dan perwakilan tahanan tidak ada kemajuan.

Israel hanya mengizinkan tim Palang Merah untuk kembali mengunjungi narapidana setelah diskors pekan lalu.

Namun, tim medis tetap tidak diperbolehkan menjenguk empat napi yang berhasil ditangkap kembali setelah kabur.

Pengacara Palestina Khaled Mahjana mengatakan dia akan bertemu dua dari empat orang yang ditangkap dalam waktu dekat. (TNG)

Terbaru

Berikut Profil AHY, Ketua Umum Partai Demokrat

Indoissue.com - Agus Harimurti Yudhoyono yang dikenal luas dengan panggilan AHY, saat ini menduduki posisi sebagai Ketua Umum Partai...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com