10 Negara Pemberi Utang Terbesar RI

0
1
utang
Indoissue.com – Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia hingga Kuartal I-2022 mencapai US$ 411,5 miliar. Ini setara Rp 6.007,9 triliun (kurs Rp 14.600/US$).
Dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, ULN Indonesia mengalami penurunan. Pada kuartal IV-2021, ULN Indonesia ada di US$ 415,7 miliar atau setara Rp 6.069,2 triliun.
“Perkembangan tersebut disebabkan oleh penurunan posisi ULN sektor publik (Pemerintah dan Bank Sentral) dan sektor swasta,” sebut keterangan tertulis BI yang dikutip Kamis (26/5/2022).
Secara tahunan, posisi ULN triwulan I 2022 mengalami kontraksi sebesar 1,1% (yoy). Lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi pada triwulan sebelumnya yang sebesar 0,3% (yoy)
Posisi ULN pemerintah pada kuartal I-2022, lanjut laporan BI, adalah US 196,2 miliar. Turun dari posisi kuartal sebelumnya sebesar US$ 200,2 miliar.
Secara tahunan, pertumbuhan ULN pemerintah mengalami kontraksi sebesar 3,4% (yoy). Ini pun lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi pada kuartal sebelumnya yang sebesar 3% (yoy).
Penurunan terjadi seiring beberapa seri Surat Berharga Negara (SBN) yang jatuh tempo, baik SBN domestik maupun SBN Valas. Itu juga terkait adanya pelunasan neto atas pinjaman yang jatuh tempo selama periode Januari hingga Maret 2022, yang sebagian besar merupakan pinjaman bilateral.
Di samping itu, volatilitas di pasar keuangan global yang cenderung tinggi turut berpengaruh pada perpindahan investasi pada SBN domestik ke instrumen lain. Sehingga mengurangi porsi kepemilikan investor non-residen pada SBN domestik.
“Penarikan ULN pada triwulan I 2022 masih diutamakan untuk mendukung belanja prioritas Pemerintah, termasuk upaya penanganan Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” tambah laporan BI.
BI mencatat, 51% dari ULN Indonesia berasal dari kreditur penduduk dari berbagai negara, dengan utang paling besar dari Singapura. Berikut daftar lengkapnya:
1. Singapura: US$ 60,9 miliar
2. Amerika Serikat: US$ 31,8 miliar
3. Jepang: US$ 25,8 miliar
4. China: US$ 22 miliar
5. Hong Kong: US$ 16,8 miliar
6. Korea Selatan: US$ 6,3 miliar
7. Belanda: US$ 5,3 miliar
8. Jerman: US$ 5,2 miliar
9. Perancis: US$ 3,9 miliar
10. Inggris: US$ 3,8 miliar

Kirim Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini