AHY : Bukan Hanya Lulus Ujian, Kita Harus Terus Melakukan Koreksi Diri

0
132

Indoissue.com – Kita tahu bahwa Amerika Serikat, the only superpower in the world, ternyata di usianya yang ke-100, masih jauh dari kata emas. Di era 1870-an, bangsa itu masih berupaya bangkit dari kehancuran pasca Civil War, perang saudara yang dahsyat, antara negara-negara bagian Utara dan Selatan.

 

Begitupula dengan, Korea Selatan, pasca perang saudara dengan Korea Utara di tahun 1950-an, berhasil melakukan lompatan-lompatan besar. Hanya dalam kurun waktu lima dekade, Korea Selatan menjelma sebagai salah satu negara maju yang disegani; dari mulai militernya, ekonominya, teknologinya, hingga kekhasan budayanya, yang berhasil diekspor ke berbagai penjuru dunia.

 

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dalam acara #MerdekaWebinar bertajuk “Visi Indonesia 2045, Tantangan Pandemi dan Dunia Berubah” yang diselenggarakan oleh Developing Countries Studies Center (DCSC ASIA), Selasa (31/8/2021).

 

AHY melanjutkan bahwa Indonesia pada momentum 100 tahun merdeka harus bisa melakukan lompatan transformasi yang serupa dengan Korea Selatan. Menurut AHY kita harus optimis sebagai bangsa, karena kita mempunyai kapasitas dan potensi untuk mewujudkannya. “ Tapi seharusnya Indonesia Bisa. Seharusnya kita optimistis. Where there is a will, there is a way. Apalagi, jika kita menyadari bahwa kita punya berbagai kapasitas dan potensi untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045”, ujar AHY.

 

Ketua Umum Partai Demokrat itu juga menyebutkan bahwa Indonesia memiliki DNA pejuang. Dengan segala keterbatasan senjata dan sumber daya, para pejuang kemerdekaan kita berhasil mengusir penjajah dari bumi pertiwi. Sehingga dalam perjalanan selanjutnya, Indonesia juga berhasil selamat dari berbagai ujian kebangsaan dan krisis besar, baik yang mengancam kedaulatan dan keutuhan NKRI, maupun yang menggoyahkan sendi-sendi politik, ekonomi, dan sosial dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

 

Tetapi menurut AHY semuanya pada prinsipnya kita bukan hanya selamat dari berbagai ujian kebangsaan dan krisis besar yang multidimensional, namun bagaimana hal itu menjadi pelajaran kedepannya dan menjadikan hal tersebut menjadi koreksi dan  evaluasi kedepannya. AHY mengatakan “Bukan hanya lulus ujian, tapi kita sebagai bangsa dapat terus melakukan koreksi diri, juga perubahan-perubahan yang mendasar”.

Kirim Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini