BPK Temukan 2,94 Triliun Anggaran PEN Covid Bermasalah

0
60
Ketua BPK Agung Firman Sampurna
Ketua BPK Agung Firman Sampurna

Indoissue.com – Anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) memiliki sejumlah masalah, permasalahan tersebut menyangkut pengelolaan anggaran Rp2,94 triliun yang digunakan untuk penanganan Covid-19 hal terebut dikemukakann oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Ketua BPK Agung Firman Sampurna menyebut permasalahan tersebut terdapat pada 241 kementerian, lembaga dan pemerintahan daerah dengan temuan 2.170 temuan yang memuat permasalahan sebanyak 2.843 dengan nilai Rp2,94 triliun.

“Pemeriksaan dilaksanakan terhadap 27 kementerian dan lembaga, 204 pemerintah daerah, dan 10 BUMN, dan badan lainnya. Hasil pemeriksaan PC PEN mengungkap 2.170 temuan yang memuat 2.843 permasalahan senilai Rp2,94 triliun,” pada Selasa (14/09/2021).

Lebih lanjut Agung menyebut 887 kelemahan sistem pengendalian intern, 715 ketidakpatuhan terhadap ketentuan undang-undang, dan 1.241 permasalahan terkait keekonomian, efisiensi, dan efektivitas.

“Dalam pemeriksaan PC PEN selama 2020 tersebut, BPK mengidentifikasi sejumlah masalah terkait identifikasi dan kodifikasi anggaran PC PEN, serta realisasinya.

Kemudian pertanggungjawaban dan pelaporan PC PEN, dan manajemen program dan kegiatan pandemi,” papar Agung.

Menanggapi hal tersebut Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta kementerian/lembaga dan pemerintah daerah tidak mengabaikan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait laporan keuangan tahun lalu.

“Saya berharap seluruh kementerian/lembaga, serta pemerintah untuk terus melihat temuan-temuan BPK dan memperbaiki berdasarkan rekomendasi apa yang telah disampaikan BPK dan para auditornya,” kata Sri Mulyani saat Rakernas Akuntasi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2021 secara virtual, Selasa (14/9/2021).(PR)

Kirim Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini