Sabtu, Oktober 16, 2021

CISA: Elektabilitas AHY Meroket, Kalahkan Sandiaga dan Puan

Must Read
IndoIssue.com adalah media online yang fokus pada berita politik nasional, daerah dan internasional, serta menyuarakan opini & aspirasi melalui suara netizen.

Indoissue.com – Elektabilitas Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kian meroket, masuk dalam urutan ke-2 calon presiden (capres) terkuat elektabilitasnya, berdasarkan hasil survei terkini dari Centre For Indonesia Strategic Action (CISA).

Meroketnya elektabilitas AHY, dikategorikan “tokoh maupun parpol menuju Pemilu tahun 2024 terproyeksikan jika Pilpres dan Pileg dilakukan hari ini”.

Demikian diuraikan Direktur Eksekutif CISA, Herry Mendrofa, dalam keterangannya kepada media, Sabtu (4/9/2021) siang.

Herry Mendrofa melanjutkan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terus menunjukkan konsistensi kenaikan elektabilitasnya dengan meraup 16,83 persen.

Berdasarkan survei CISA, Selain AHY, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga menunjukkan peningkatan elektabilitas yang signifikan. Sedangkan Ketua Umum Partai Gerindra yang kini menjabat Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, mengalami trend penurunan.

“Prabowo Subianto justru menunjukkan penurunan elektabilitas dari bulan Mei 2021 dan hanya mendapatkan 10,08 persen. Sedangkan Airlangga Hartarto justru menunjukkan peningkatan signifikan dan meraih 7,58 persen disusul Ridwan Kamil 5,92 persen, Sandiaga Uno 5,08 persen, Muhaimin Iskandar 5 persen, Puan Maharani 3,67 persen serta yang Tidak Tahu/Tidak Menjawab sebanyak 12,17 persen,” papar Herry.

Kenaikan elektabilitas AHY, masih menurut survei CISA, juga sejalan dengan trend naiknya elektabilitas Partai Demokrat yang ikut meroket ke peringkat kedua besar partai dengan elektabilitas tertinggi, meraih 18,75 persen.

Bagaimana dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)?

Survei CISA melansir, PDI-Perjuangan hingga kini masih mendominasi electoral mapping parpol di Indonesia, dan justru menunjukkan trend kenaikan elektabilitasnya sejak survei sebelumnya, di mana pada survei kali ini meraih 24,58 persen.

Hal yang sama juga menguatkan kembali Partai Golkar di posisi ketiga dengan meraih 14,25 persen, diikuti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan raihan 10,67 persen.

Herry Mendrova meyakini, survei yang dilakukan melalui wawancara langsung dengan menerapkan protokol kesehatan antara surveyor dan responden itu kembali menempatkan Gerindra dan Nasdem tidak berada di posisi 5 (lima) besar, serta adanya penguatan elektabilitas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang membuat PAN dan PPP konsisten di posisi terakhir.

“Gerindra alami penurunan dan mendapatkan 7,25 persen, PKS kembali konsisten menguat di angka 9,33 persen, Nasdem harus puas karena hanya mendapatkan 5,33 persen. Di posisi terakhir, ada Partai Amanat Nasional (PAN) mendapat 3,75 persen dan Partai Persatuan Pembanguan (PPP) 2,92 persen. Namun masih terdapat 3,17 persen masyarakat yang tidak tahu/tidak menjawab,” pungkasnya. (DP)

Terbaru

Lolos Ke Semifinal, Indonesia Berhasil Bikin Malu Malaysia

Indoissue.com - Indonesia berhasil mengalahkan lawanya, yaitu Malaysia di babak perempat final Thomas Cup 2021 di Ceres Arena, Jumat...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com