Demokrat Sebut KSP Moeldoko Gunakan Jabatan Demi Kekuasaan

0
166
Partai Demokrat

Indoissue.com – Partai Demokrat menggelar keterangan pers yang bertajuk “Demokrat berkoalisi dengan Rakyat VS Moeldoko berkoalisi dengan Yusril”, yang bertempat di kantor DPP Partai Demokrat Jl. Proklamasi No.41, RW.2, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. (03/9/2021).

Diketahui bahwa keterangan pers tersebut dilakukan dalam rangka merespon Konpers Proxy KSP Moeldoko yang telah dirapatkan sebelumnya di Jalan Lembang. Sebuah Rumah Dinas milik Angkatan Darat yang masih dikuasai oleh KSP Moeldoko.

Dalam keterangan pers, Herzaky menyampaikan bahwa tidak ada dualisme dalam tubuh Partai Demokrat.

“tolong diingat, Hanya Ada Satu Kepengurusan Partai Demokrat, yang sah dan diakui Pemerintah, Tidak Ada Dualisme”. Ujar Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Dalam keterangan pers. Minggu, (03/9/2021).

Selain itu, Partai Demokrat mengecam keras ambisi KSP Moeldoko yang menggunakan proxy para mantan kader Partai Demokrat.

“Kami memandang ulah KSP Moeldoko yang berkoalisi dengan Yusril, bukan hanya terhadap kader Partai Demokrat, tetapi juga kepada Rakyat Indonesia, akhir-akhir ini sudah sangat keterlaluan; melakukan siasat demi siasat jahat, menggunakan proxy para mantan kader Partai Demokrat, untuk mencapai ambisi kekuasaannya, dengan melakukan upaya-upaya pembodohan publik.” Lanjut Herzaky.

Hanya karena Jenderal, lalu merasa memiliki kuasa untuk membodohi publik. Hanya karena Profesor Hukum, lalu merasa memiliki kuasa untuk membodohi publik. Kami katakan tegas: Rakyat Indonesia Tidak Bodoh. Kader Demokrat Tidak Bodoh. Kami Semua Tidak Bodoh. #LawanUpayaPembodohan.

Kami perlu melakukan perlawanan terhadap mereka, yang menggunakan Pangkat, Jabatan, dan Gelar Akademiknya, untuk membodohi publik. (AV)

Kirim Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini