Diisukan “Deadlock” Demokrat Sebut Koalisi Perubahan Menuju Jalan Terang

0
11

Indoissue.com – Teka – teki misteri koalisi perubahan masih terus bergulir, tawar menawar nampaknya menjadi alot setelah muncul beberapa nama cawapres sebagai pendamping Anies di pilpres 2024, bahkan berhembus isu koalisi perubahan dan perbaikan batal terbentuk karena deadlock pada pilihan pasangan Anies Baswedan.

 

Namun hal itu ditepis oleh Partai Demokrat, Penegasan tersebut disampaikan Wakil Sekretaris DPP Partai Demokrat Irwan Fecho dalam acara Political Show di salah satu televisi swasta, Senin (16/1) lalu.

 

“Koalisi perubahan tidak deadlock. Kami sedang memilih jalan terang untuk menuju perbaikan dan perubahan. Kalau dibilang koalisi berhenti di pembahasan cawapres tentu tidak tepat. Kami sedang merumuskan banyak hal yang bisa menjadi jalan memenangkan suara rakyat,” kata Irwan.

Menurut dia, Partai Demokrat tak pernah memaksakan Ketua Umum Partai Demokrat AHY menjadi cawapres berpasangan dengan Anies Baswedan. Namun juga tidak boleh dipaksakan Anies harus berpasangan dengan calon tertentu. Semuanya harus fair.

 

Apalagi Demokrat sudah menyatakan selalu berpijak pada rasionalitas. Kalau berdasarkan survei Anies dan AHY ternyata tak bisa memenangkan Pilpres 2024, tentu Demokrat tidak akan memaksakan.

 

Faktanya, lanjut dia, dari berbagai survei AHY menjadi favorit generasi muda. Pasangan Anies dan AHY lebih unggul dari pasangan lainnya. Dari beberapa survei yang cukup tepat dan objektif, menempatkan AHY lebih unggul dan bisa jadi pasangan yang tepat.

 

Berdasarkan angka-angka hasil survei dari beberapa lembaga tersebut, Demokrat akhirnya mendorong AHY menjadi cawapres untuk Anies dalam pilpres mendatang.

 

Saya kira, tiga prinsip terkait koalisi perubahan bukan hanya berhenti di pemilihan pasangan cawapres untuk Anies. Nanti ada aktivitas kampanye hingga ketika pelaksanaan pilpres.

 

Sekarang Demokrat menentang upaya AHY tak boleh jadi cawapres untuk Anies,” kata anggota DPRI RI yang juga ketua DPD Partai Demokrat Kaltim tersebut.

 

Sementara itu, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bidang Polhukam Al Muzzammil Yusuf menyampaikan, kekinian pihaknya membicarakan figur-figur potensial untuk dipasangkan sebagai calon wakil presiden dari Anies Baswedan untuk Pilpres 2024.

Kirim Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini