Sabtu, Oktober 16, 2021

‘Diserbu’ Netizen, Deddy Corbuzier Akhirnya Minta Maaf

Must Read
IndoIssue.com adalah media online yang fokus pada berita politik nasional, daerah dan internasional, serta menyuarakan opini & aspirasi melalui suara netizen.

Indoissue.com – Deddy Corbuzier akhirnya meminta maaf secara terbuka melalui channel podcastnya, karena disinyalir menuai banyak kecaman akibat dinilai menghina santri yang tutup telinga saat mendengar alunan musik.

Kritik pedas diberondong netizen di berbagai platform yang memposting pemberitaan atau apapun terkait Deddy Corbuzier, tak terkecuali pada setiap postingan di akun sosial media pribadi miliknya.

Permintaaf maaf Deddy Corbuzier berawal dari postingan Instagram pribadi putra mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Hendro Priyono, Diaz Hendropriyono.

Diaz yang kini menjabat Staf Khusus Presiden Jokowi memposting video yang memperlihatkan sejumlah santri –yang disinyalir sebagai penghafal Al Qur’an, sedang menutup telinganya saat musik berputar.

“Kasihan, dari kecil sudah diberikan pendidikan yang salah. Tidak ada yang salah untuk sedikit mencari kesenangan,” tulis Diaz pada caption video yang diposting pada 13 September 2021 tersebut.

Deddy Corbuzier spontan mengomentari postingan Diaz dengan kalimat, “Mungkin mrk lagi pakai airpod… Terganggu.. Ye kaaaan”.

Tanpa jeda waktu lama, netizen spontan mengomentari postingan Diza, pun juga komentar Deddy, tidak hanya dengan cara yang sopan, namun banyak pula yang menghujat dengan makian kasar.

Sadar sudah memicu kegaduhan, Deddy Corbuzier pun akhirnya secara resmi meminta maaf pada seluruh masyarakat yang merasa terganggu apa lagi tersinggung dengan komentarnya.

Permintaan maaf itu dia sampaikan melalui video bertajuk ‘MAAF’ yang diunggah dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Minggu, 19 September 2021.

“Oke, pertama-tama saya mau minta maaf sebesar-besarnya karena mengomentari masalah santri yang tutup kuping, sudahlah itu mah saya nya bodoh banget aja,” kata Deddy Corbuzier.

Menurut pengakuannya, komentar itu dia layangkan karena kegagalannya memahami situasi yang terjadi dalam video tersebut, dan sama sekali tidak mengetahui bahwa santri yang berkumpul adalah penghafal atau sedang menghafalkan Al-Qur’an.

“Saya pikir, pada saat itu mereka ini santri-santri sedang mengantre vaksin. Lalu dilarang dengar musik oleh gurunya, tapi gurunya mendengarkan musik lalu mengambil video santri-santri tersebut, saya enggak punya pengetahuan bahwa mereka itu penghafal Al-Qur’an atau sedang menghafalkan Qur’an, yang saya tahu pada saat itu lagi ngantre vaksi,” ujar Deddy Corbuzier.

Sementara menurut Deddy, polemik airpods di komentarnya kala itu mengingatkan dia akan kebiasaannya sewaktu tak ingin diganggu.

“Ketika saya komen tentang airpods, kenapa saya kalau saya enggak mau terganggu saya lagi di gym ada musik dan sebagainya, saya pakai airpods dan saya enggak terganggu,” kata Deddy.

Karenanya, Deddy telah berbesar hati untuk meminta maaf, mengakui bila dirinya salah dan masih perlu banyak belajar.

“And i don’t know that dan im sorry, intinya memang saya harus belajar lebih banyak lagi, and whatever it’s, i’m being stupid, so once again, I’m so sorry for whatever the reasons it is, saya juga enggak sempurna jadi orang. Pasti buat salah dan bakal buat salah lagi,” katanya.

Namun netizen tetap merasa belum puas, mereka kini mempertanyakan, kenapa komentarnya pada postingan Diaz Hendropriyono belum dihapus?

(DP)

Terbaru

Kereta Cepat JKT-BDG Pakai APBN, Said Didu: Lima Kali Lebih Bahaya dari Korupsi

Indoissue.com - Proyek Kereta Api Cepat Jakarta – Bandung tengah menjadi sorotan belakangan ini. Pasalnya pembangunannya bakal memakai Anggaran...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com