Sabtu, Oktober 16, 2021

Disindir Warganet Soal Giring, Randy Nidji: Saya Tidak Simpan Nomor Dia Lagi

Must Read

Indoissue.com – Sosok Giring Ganesha atau mantan vokalis Giring Nidji menjadi sorotan karena pernyataan kontroversialnya tentang Anies Baswedan.

Diketahui, Plt. Wakil Ketua DPP PSI itu menyatakan tidak akan rela jika Anies Baswedan menjadi presiden RI.

Harapan mantan Vokalis Nidji, Indonesia tidak jatuh ke tangan Anies yang dia sebut sebagai pembohong.

Pernyataan Nidji

Pernyataan dari Plt. wakil ketua PSI itu menjadi viral di Twitter dan disorot banyak netizen. Seorang netizen bahkan mengolok-olok personelnya terkait pernyataan mantan vokalis Nidji itu.

“Kalian gak malu apa @ArieLnidji @DanisthaRandy @adrinidji @rama_nidji @andronidji punya temen orang bego dan stress kaya @Giring_Ganesha?” ujar warganet dengan akun @ozonmild, Rabu (22/09/2021).

Randy Danistha, salah satu personel Nidji, membuat pengakuan yang cukup mengejutkan saat melihat cuitan tersebut.

Ia mengaku sudah tidak berhubungan lagi dengan mantan vokalis Nidji itu dalam kariernya di kancah musik Indonesia.

“Honestly. I don’t even have his number anymore (Jujur. Saya sudah tidak menyimpan nomornya lagi),” tulis Randy lewat cuitan di akun Twitternya, Selasa (21/9/2021).

Sentilan Giring untuk Gubernur DKI Jakarta

Giring memberi sindiran kuat terhadap Anies Baswedan. Giring menilai Anies Baswedan tidak bisa menyelesaikan masalah.

Tak hanya itu, Giring menyebut Anies punya sejarah pembohong.

“Berpura-pura peduli adalah kebohongan Gubernur Anies Baswedan di tengah pandemi dan penderitaan banyak orang. Kita harus mengingat masa lalu pembohong ini sebagai bahan pertimbangan di Pilkada 2024,” kata Giring. .

Anies Disebut Gagal

Sebelumnya, bahkan Giring pernah menyebut Anies sebagai contoh orang yang tidak bisa lepas dari krisis.

Indikatornya mengacu pada bagaimana mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu membelanjakan uang rakyat di masa Pandemi Covid-19.

“Gubernur Anies Baswedan bukanlah contoh orang yang bisa menangani krisis. Indikator utama dalam menilai kegagalan Gubernur Anies Baswedan adalah melihat bagaimana Gubernur DKI Jakarta membelanjakan uang rakyat di masa pandemi.” ucap Giring dalam videonya.

Giring bahkan menyebut Anies Baswedan mengabaikan kepedihan masyarakat dan memilih untuk tidak membatalkan rencana agenda balap mobil Formula E yang menelan biaya Rp1 triliun itu.

“Dia mengabaikan tekanan dari orang-orang yang ingin dia membatalkan rencana balap mobil Formula E-nya. Dia menghabiskan Rp 1 triliun, uang rakyat Rp 1 triliun untuk acara yang tidak berguna ini.” tuturnya.

Informasi yang sangat provokatif juga ditambahkan dalam unggahan di akun resmi PSI.

“Anies pembohong. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong, jangan sampai jatuh ke tangan Anies Baswedan. Seorang pemimpin sejati akan melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan orang, menyimpan perhatian yang lebih besar. Seorang pembohong tidak seperti itu,” pungkasnya. (RM)

Terbaru

Kereta Cepat JKT-BDG Pakai APBN, Said Didu: Lima Kali Lebih Bahaya dari Korupsi

Indoissue.com - Proyek Kereta Api Cepat Jakarta – Bandung tengah menjadi sorotan belakangan ini. Pasalnya pembangunannya bakal memakai Anggaran...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com