Kamis, Oktober 21, 2021

Dua Dekade Partai Demokrat Hadirkan Keteladanan dan Kontekstualisasi Nilai Perjuangan

Must Read
IndoIssue.com adalah media online yang fokus pada berita politik nasional, daerah dan internasional, serta menyuarakan opini & aspirasi melalui suara netizen.

Oleh: Farkhan Evendi
Ketua Umum Bintang Muda Indonesia

PARTAI Demokrat memasuki usia ke-20 tahun (9/9/2021). Dua dekade adalah perjalanan yang tidak bisa dikatakan pendek bagi sebuah partai politik untuk bisa bertahan menjalankan tugas pengabdian terhadap pembangunan Indonesia. Artinya, ada banyak pengalaman yang harusnya juga dapat kita pelajari selama partai ini berdiri hingga sekarang.

Dari banyak pengalaman yang telah dilalui tersebut, sebetulnya mudah sekali bagi kita untuk meresapi nilai-nilai perjuangan dari perjalanan Demokrat saat ini. Tapi untuk kali ini, izinkan saya menjabarkan dua hal yang perlu diselami, direnungkan dan disyukuri.

Pertama, Demokrat merupakan partai politik yang memilik genetika kepemimpinan yang kuat. Itulah energi yang menjadi alasan partai ini memiliki nafas panjang dalam memperjuangkan kepentingan rakyat Indonesia. Demokrat telah terbukti mampu beradabtasi pada dua kondisi, berkuasa maupun di luar kekuasaan. Dua posisi itu relatif membuat Demokrat rileks, tidak berlebihan dalam sikap keseharian dan senantiasa mau mendengar serta mengoreksi diri, pada dua kesempatan itu nyawa Demokrat adalah aspirasi rakyat.

Kedua, Demokrat telah menunjukkan keteladanan, menjaga demokrasi, menjaga martabat dan kedaulatan rakyat dalam bingkai partai politik. Sehingga membuat Demokrat selalu mampu lolos dari berbagai ujian dan ancaman internal dan eksternal, baik ketika berkuasa maupun di luar kekuasaan. Inilah yang membedakan Demokrat dengan partai lain, misalnya saja seperti pengalaman PDIP yang sampai pecah ada PPDI, PNBK, PDP, Partai Pelopor, PNI dan sebagainya.

Meski tidak bisa dibilang pendek, angka 20 tahun masih bisa dikatakan muda jika dibandingkan dengan umur partai seperti Golkar, PDIP, PKS, PAN, PKB. Namun yang perlu dicatat adalah, di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memimpin Indonesia, iklim demokrasi terus tumbuh secara positif, di zaman itu kita tahu bahwa oposisi pun mudah untuk mendirikan partai baru, HANURA, Gerindra, NasDem adalah bukti partai politik yang mampu berkembang tanpa harus diancam tak diloloskan.

Itulah kenyataan situasi yang membedakan dulu dan sekarang, kepemimpinan nasional sekarang banyak diisi oleh politisi yang memliki watak rakus dan tidak ada henti-hentinya mengakumulasi kekuatan politik untuk membungkam suara rakyat yang dianggapnya sebagai ancaman. Kondisi buruk ini juga telah dikonfirmasi oleh data dari The Economist Intelligence Unit (EIU) yang menyatakan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke-64 dunia dengan skor 6.3, ini merupakan skor terendah yang didapat Indonesia dalam kurun waktu 14 tahun terakhir.

Dua hal inilah dalam 20 tahun terakhir telah mampu dilakukan dengan baik oleh Partai Demokrat. Pada titik ini, saya meyakini Demokrat akan terus mampu beradap tasi dengan zaman, itu juga karena sebagai partai politik Demokrat mau belajar dengan segenap kerendahan hati, layaknya namanya, nilai luhur demokrasi akan selalu dijadikan pedoman. Karena kita sadar, tanpa sikap demokrat, rakyat akan melarat, tanpa sikap demokrat, oligarki akan semakin kuat, untuk itu rakyat semakin kuat bersama demokrat.

Dua Dekade Berlalu, Demokrat Semakin Kuat

Di umur ke-20 tahun ini, di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), kader Demokrat harus mampu membuktikan kerja nyatanya pada 2024 mendatang. Masih ada waktu untuk terus memperbaiki langkah, kader Demokrat haruslah memiliki semangat serta spirit juang tinggi, hingga rakyat benar-benar yakin bahwa Demokrat memang layak untuk memimpin.

Dua dekade Partai Demokrat, Bintang Muda Indonesia (BMI) adalah ikhtiar nyata untuk menjadikan partai ini sebagai penenun bagi hadirnya narasi keadilan dan nilai-nilai Demokrat di tengah-tengah rakyat. Mengajak orang lain duduk bersama di bangku-bangku kosong kafilah Partai Demokrat untuk perjuangan keadilan.

Bersama AHY, semua kader Demokrat harus benar-benar sadar bahwa sesungguhnya kitalah tenaga inti yang sangat diharapkan rakyat untuk mampu memperjuangkan harapannya. Rakyatlah, atas kuasa Tuhan menjadi teman kita menjalani hari-hari.

Demokrat berkualisi dengan rakyat, bersama kita kuat, bersatu kita bangkit.

Jakarta, 8 September 2021

Terbaru

Berikut Profil AHY, Ketua Umum Partai Demokrat

Indoissue.com - Agus Harimurti Yudhoyono yang dikenal luas dengan panggilan AHY, saat ini menduduki posisi sebagai Ketua Umum Partai...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com