Fenomena Langit November Ini, Gerhana Bulan hingga Hujan Meteor

0
13
November

Indoissue.com – Memasuki bulan November, ada beberapa fenomena langit yang dapat dilihat sebagai pristiwa yang menarik pada bulan ini.

Fenomena astronomi yang akan muncul di langit malam itu mulai dari hujan meteor hingga gerhana bulan parsial yang bisa disaksikan di langit Indonesia.

Tidak perlu khawatir atau memikirkan soal teropong, karena beberapa fenomena dapat disaksikan dengan mata telanjang.

Berikut beberapa fenomena langit di bulan November 2021:

Bulan baru (4 November)

Bulan akan berada di sisi Bumi yang sama dengan Matahari dan tidak akan terlihat di langit malam. Fase ini terjadi pada 21:15 UTC. Ini adalah waktu terbaik dalam sebulan untuk mengamati objek redup seperti galaksi dan gugusan bintang karena tidak ada cahaya bulan yang mengganggu.

Gerakan orbit Bulan membawanya mengelilingi Bumi setiap empat minggu sekali, dan sebagai akibatnya siklus fasenya dari bulan baru, melalui kuartal pertama, bulan purnama dan kuartal terakhir, kembali ke bulan baru setiap 29,5 hari, seperti dilansir dari InTheSky.

Gerakan ini juga berarti bahwa Bulan bergerak lebih dari 12 derajat melintasi langit dari satu malam ke malam berikutnya, menyebabkannya terbit dan terbenam hampir satu jam kemudian setiap hari.

Penampakan Planet Uranus 

Planet Uranus akan berada pada posisi terdekat dengan bumi pada 5 November. Planet ini juga akan diterangi sepenuhnya oleh Matahari sehingga ia akan menjadi lebih terang dari sebelumnya, seperti dilansir dari Sea Sky.

Terletak di konstelasi Aries, ia akan terlihat hampir sepanjang malam, mencapai titik tertinggi di langit sekitar tengah malam waktu setempat.

Hujan Meteor Leonid 

Hujan meteor Leonid menghasilkan hingga 15 meteor per jam pada puncaknya. Hujan ini unik karena memiliki puncak siklon setiap 33 tahun di mana ratusan meteor per jam dapat terlihat. Yang terakhir terjadi adalah pada 2001.
Leonid dihasilkan oleh butiran debu yang ditinggalkan oleh komet Tempel-Tuttle, yang ditemukan pada tahun 1865. Hujan turun setiap tahun dari tanggal 6-30 November. Puncaknya tahun ini akan terjadi pada malam tanggal 17 dan pagi tanggal 18 November.

Kirim Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini