Harga Batubara Melambung, Ini Dampaknya Terhadap Emiten Semen

    0
    5

    Indoissue.com- Harga batubara masih cukup solid. Per Selasa (19/4), harga batubara Newcastle untuk kontrak perdagangan Juli 2022 berada di level US$ 325,25 per ton.

    Kenaikan harga batubara ini diperkirakan bakal menekan kinerja emiten semen yang menggunakan batubara sebagai bahan bakar produksi.

    Analis Ciptadana Sekuritas Asia Michael Filbery mengatakan, harga batubara yang masih terus melonjak menjadi risiko utama bagi sektor semen.

    Ciptadana Sekuritas memiliki pandangan negatif untuk gross profit emiten semen pada kuartal pertama 2022. Sebab, terdapat potensi kenaikan beban bahan bakar dan energi per ton secara kuartalan.

    Terlebih, pasar semen domestik masih dalam kondisi kelebihan pasokan alias oversupply. Sehingga, setiap keputusan emiten semen untuk menaikkan harga jual per ton juga sensitif terhadap pelemahan pangsa pasar atau market share.

    Michael menilai, saat ini semua pemain sektor semen akan terkena dampak kenaikan harga batubara. “Sehingga, lambat laun kalau pemain besar atau top incumbents-nya sudah melakukan penyesuaian harga jual, perkiraan saya nanti akan diikuti oleh pemain-pemain lain dengan tujuan menjaga kestabilan margin mereka,” terang Michael kepada Kontan.co.id, Selasa (19/4).

    Kirim Komentar

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini