Istilah Baru, Said Didu Sebut Saat Ini Rezim KODOK

0
6
Said Didu (Rezim KODOK)

Indoissue.com – Istilah baru, mantan sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu membuat heboh netizen.

Kehebohan tersebut terjadi karena menyebut rezim Jokowi sebagai Rezim KODOK.

Istilah tersebut dipakai Said Didu ketika membandingkan antara era rezim Soeharto dengan Rezim Jokowi.

Pada rezim Soeharto yang membuatnya jatuh adalah karena disebut rezim KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme).

Sehingga dalam kelakarnya di media sosial pribadinya menyebut rezim Jokowi merupakan rezim KODOK (Korupsi, Oligarksi, Dinasti, Otoritarian, dan Koncoisme).

“Dulu orde baru jatuh karena tuduhan rezim KKN (Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme),” tulis Said Didu pada akunnya @msaid_didu, pada Sabtu (30/10/2021).

“Sepertinya sekarang yg terjadi adalah rezim KODOK (Korupsi, Oligarksi, Dinasti, Otoritarian, dan Koncoisme),” lanjutnya.

Sontak, kelakarnya di twitter tersebut mendapat banyak respon netizen.

Sampai saat ini total mendapat like sebanyak 6483 like, 1958 retweet dan 593 komentar.

Said Didu yang menyebut dirinya sebagai manusia merdeka memang kerap memberi kritik kepada pemerintahan Jokowi.

Said Didu dikenal juga berteman denga Rocky Gerung ini selalu mengkritik berbagai kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat.

Bahkan Said Didu dikenal kritis sejak periode pertama pemerintahan Presiden Jokowi.

Pada 2019 lalu Said Didu mendukung rival Presiden Jokowi Prabowo Subianto.

Setelah Prabowo kalah dan bergabung kepada pemerintahan Presiden Jokowi dengan menjadi menteri/

Namun Said Didu tetap konsisten memberi kritik terhadap kebijakan pemerintah yang dinilainya berbeda dengan keinginan rakyat.

(PR)

 

Kirim Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini