Isu Penundaan Pemilu, Pengamat: Rakyat Akan Marah!

0
6
Adi Prayitno soal Penundaan Pemilu

Indoissue.com – Penundaan pemilu kembali mencuat dihadapan publik, ditengah belum cairnya anggaran pemilu secara keseluruhan, serta kondisi global yang mengancam melanda perekonomian Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Parameter Indonesia Adi Prayitno menilai pemerintah tidak boleh menunda Pemilu 2024 dengan alasan apa pun.

“Enggaklah (penundaan pemilu). Penundaan hanya akan memancing keributan dan amarah publik,” ujarnya pada Jumat (5/8/2022).

“Pasti rakyat marah karena demokrasi ini sudah berjalan dengan mapan. Jadi janganlah ada upaya-upaya atau kegenitan supaya pemilu itu ditunda,” lanjutnya.

Adi menuturkan, jika ada upaya penundaan pemilu dengan berbagai cara licik, maka pemerintah akan berhadapan dengan rakyat.

“Intinya siapa pun yang melakukan indikasi itu, mesti akan berhadapan dengan rakyat. Rakyat akan marah,” imbuhnya.

Di sisi lain, ia mewanti-wanti pemerintah untuk tidak mengorbankan demokrasi demi hasrat kekuasaannya melalui penundaan pemilu. Pasalnya, hal akan mmantik amarah rakyat.

“Jadi jangan pernah mengorbankan demokrasi hanya demi syahwat kekuasaan tertentu. Rakyat akan marah, dan rakyat akan melawan, demokrasi ini sudah berjalan, jangan lagi diotak-atik lagi,” tutupnya.

Sebelumnya, Direktur Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti menilai perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina akan selalu dikait-kaitkan oleh pemerintah. Hingga akhirnya dijadikan alasan untuk menunda pemilu.

“Apakah akan ada efek dari perang Ukraina dan Rusia terkait pemilu? Menurut saya secara teoritik tidak ada efeknya, tetapi kenyataannya itulah yang dikait-kaitkan sekarang, jadi alasan meski secara teoritik tidak ada,” ujar Ray, Kamis (4/8/2022).

Kirim Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini