Sabtu, Oktober 16, 2021

Jejak Majelis Kwitang Menuntun Sarwo Edhie Wibowo Menumpas PKI, SBY Memimpin Negeri dan AHY Menjadi Politisi

Must Read
IndoIssue.com adalah media online yang fokus pada berita politik nasional, daerah dan internasional, serta menyuarakan opini & aspirasi melalui suara netizen.

MAJELIS Kwitang adalah salah satu majelis tertua yang ada di DKI Jakarta. Majelis ini didirikan oleh Al-habib Ali Bin Abdurrahman Bin Abdullah Al-Habsyi atau yang biasa disebut Habib Ali kwitang dan kepemimpinan majelis dilanjutkan kepada anak cucunya.

Sekarang majelis ini dipimpin oleh Al-Habib Ali Bin Abdurrahman Bin Muhammad Bin Ali Al-Habsyi yang mana beliau adalah cicit dari pendiri majelis.

Dari awal berdirinya, menjadi rujukan umat islam untuk segala macam problematika yang terjadi ditengah-tengah umat. Jadi tak heran jika banyak pejabat yang datang dan meminta untuk diberikan nasihat atau sekadar bersilaturahmi.

Salah satunya adalah Bapak Sarwo Edhie Wibowo. Ketika beliau menjadi komandan penumpasan PKI dan sebelum beliau menjalankan operasinya pada tahun 1965, beliau datang bersilaturahmi dan memohon doa restu kepada Habib Ali Al-Habsyi Kwitang dan Habib Ali Al-Athos Bungur di Majelis Kwitang.

Silaturahmi Sarwo Edhie Wibowo ke majelis tersebut dilanjutkan ke generasi berikutnya. Sarwo Edhie Wibowo memiliki menantu yang bernama SBY. Sebagaimana kita ketahui SBY adalah Presiden Ke-6 Repubilk Indonesia.

Selama menjadi Presiden RI, SBY juga sering hadir di Majelis Kwitang dan bertemu dengan cucu pendirinya yaitu Al-Habib Abdurrahman Bin Muhammad Bin Ali Al-habsyi. Tak sedikit doa dan nasihat diberikan dari pemimpin majelis kepada SBY.

Hingga meninggalnya Al-Habib Abdurrahman Bin Muhammad bin Ali Al-Habsyi Kwitang, SBY memboyong semua anaknya yaitu Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono untuk bertakziah.

Dan kebiasaan bersilaturahmi ke sana itupun diturunkan SBY kepada anaknya yang bernama Agus Harimurti Yudhoyono atau yang biasa dipanggil dengan AHY.

Dari awal AHY masuk ke dunia politik, beliau selalu hadir di agenda-agenda khusus Majelis Kwitang seperti acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan agenda Majelis Kwitang lainnya.

Kedekatan AHY dengan pimpinan majelis yang sekarang, yaitu Al-Habib Ali Bin Abdurrahman Bin Muhamman Bin Ali Al-Habsyi tidak diragukan lagi.

Setiap AHY datang dan turun dari kendaraan Habib Ali selalu menyambut dan menuntun tangan AHY hingga ke tempat acara.

Ini merupakan simbol, bahwa dari zaman kakeknya hingga AHY Majelis Kwitang bersedia menuntunnya hingga dapat meraih mimpi.

Oleh: Mochamad Adam Aryanda
Pengamat Sosial Politik

Terbaru

Lolos Ke Semifinal, Indonesia Berhasil Bikin Malu Malaysia

Indoissue.com - Indonesia berhasil mengalahkan lawanya, yaitu Malaysia di babak perempat final Thomas Cup 2021 di Ceres Arena, Jumat...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com