Jika Gas 3 Kg dan Pertalite Naik, Jokowi Akan Dinilai Gagal!

0
2
Jokowi PDIP

Indoissue.com – Rencana pemerintah mencabut subsidi gas LPG 3 kg dan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertalite, disayangkan sejumlah kalangan masyarakat, lantaran saat ini daya beli masyarakat sedang rendah.

Menurut, pengamat politik Jamiluddin Ritonga mengamini bahwa masyarakat saat ini sangat tergantung pada subsidi yang diberikan pemerintah untuk meningkatkan daya beli.

Pasalnya, 20 juta lebih masyarakat Indonesia tercatat menganggur dan ekonomi belum stabil.

Oleh karena itu, dia menilai bahwa rencana kebijakan pemerintah itu tidak sepatutnya dilakukan di saat daya beli masyarakat sangat rendah.

Kebijakan tersebut akan semakin membuat masyarakat semakin tak berdaya. Akibatnya tingkat kemiskinan akan semakin bertambah.

“Kalau ini terjadi, maka janji Jokowi untuk menurunkan angka kemiskinan semakin sulit terwujud,” ujar Jamiluddin Ritonga, pada Kamis (28/4/2022).

Jamaluddn memaparkan jika langkah tersebut tetap dijalankan, pemerintah saat ini akan dicap gagal dalam mengentaskan kemiskinan.

karena, saat ini kemiskinan telah meningkat tajam akibat sentimen negatif pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir.

“Jokowi akan dinilai gagal dalam menurunkan tingkat kemiskinan. Tentu hal ini menjadi catatan sejarah Presiden Jokowi tidak berhasil menurunkan angka kemiskinan,” paparnya.

Kirim Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini