Jokowi Akui Larangan Ekspor Minyak Goreng Rugikan Para Petani Sawit

0
1

Indoissue.com- Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengakui bahwa kebijakannya melarang ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng merugikan para petani sawit. Aturan ini bakal mulai berlaku Kamis besok dan telah diumumkan oleh Jokowi sepekan sebelumnya.

“Larangan ini memang menimbulkan dampak negatif, berpotensi mengurangi potensi hasil panen petani yang tidak terserap. Namun tujuan kebijakan ini adalah untuk memanmbah pasokan dalam negeri hingga pasokan melimpah,” ujar Jokowi dalam konferensi pers secara daring, Rabu, 27 April 2022.

Jokowi menjelaskan, dia terpaksa mengambil kebijakan ini karena kelangkaan dan melonjaknya harga minyak goreng yang tak kunjung selesai hingga empat bulan lamanya. Jokowi mengungkapkan pihaknya sudah mengupayakan berbagai kebijakan untuk mengatasi masalah ini, namun belum efektif.

Menurut data yang diterimanya, jumlah bahan baku minyak goreng dan minyak goreng mayoritas diekspor para pengusaha ke luar negeri. Padahal, menurut Jokowi, jumlah produksi sawit dalam negeri sangat cukup memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hal ini yang membuat Jokowi memutuskan menghentikan sementara ekspor agar stok melimpah.

Kirim Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini