Sabtu, Oktober 16, 2021

Jokowi Cuma Bagi Sertifikat, Namun Tidak Atasi Konflik Lahan

Must Read

Indoissue.com – Sindiran kepada Presiden Joko Widodo mulai disampaikan oleh politisi-politisi PDIP, sindiran kali ini soal Jokowi yang selalu tampil bagikan sertifikat tanah.

Kali ini sindiran dilayangkan oleh Bambang Beathor Suryadi kepada Presiden Jokowi tampak bersemangat bagikan sertifikat Tanah objek reformasi agraria (Tora).

Meskipun Beathor menilai apa yang dilakukan Presiden Jokowi sebagai hal positif.

Politisi PDIP tersebut menyayangkan Jokowi tidak menyinggung konflik lahan yang sedang ramai dibicarakan antara warga Bojong Koneng dan PT Sentul City.

“Sebagai kader partai pendukung, saya bangga dan senang melihat Presiden Jokowi melakukan program redistribusi lahan tanah,” ujarnya.

“Sayangnya, presiden tidak menyampaikan penyelesaian konflik lahan warga yang dicaplok korporasi PTPN dan PT swasta,” sindir Bamabang, pada Kamis (23/9/21).

Pembagian sertifikat itu sendiri berlangsung pada Rabu 22 September 2021 kemarin.

Bambang Beathor memaparkan Konflik lahan terjadi akibat petugas negara lalai dalam memploting lahan HGU.

Akibatnya, lahan masyarakat yang sebelumnya berada di lokasi konsesi kini tiba-tiba ikut ke dalam HGU.

“Saya berharap di kemudian hari presiden melakukan program khusus ‘mengembalikan lahan tanah warga’,” sindirnya

“Program ini tentu akan menyenangkan warga yang tanahnya dikuasai pihak lain, baik oleh PTPN, Polri, TNI dan swasta perkebunan, tambang dan properti,” pungkasnya.

Seperti yang diketahui, kasus tanah yang menimpa warga Bojong Koneng dan juga Rocky Gerung, semakin memanas.

Bahkan dengan tegas Rocky Gerung menyatakan bahwa PT Sentul City Tbk, telah menyerobot lahan.

Padahal lahan tersebut sudah berdiri rumah yang ditempatinya sejak bertahun-tahun lalu. Bahkan Rocky juga menyebut bakal menggugat balik gugatan pihak Sentul City.

“Kalau gugat balik (PT Sentul City), mungkin saya gugatnya Rp1 triliun dan Rp1, satu rupiah itu biaya materialnya,” elalui kanal Youtube Rocky Gerung Official bersama Hersubeno Arief.

Harga imaterialnya yang Rp1 triliun, karena di situ banyak memori, banyak percakapan intelektual,” pungkasnya. (PR)

Terbaru

Harapan Baru yang Tenggelam, 11 Siswa MTs Harapan Baru

Indoissue.com - Jumat (15/10/2021) malam menjadi hari yang bersejarah bagi MTs Harapan Baru Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Namun...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com