Jumat, Desember 3, 2021

Jurnalis AS Ditahan Junta Myanmar Dipenjara 11 Tahun

Must Read

Indoissue.com – Pengadilan militer Myanmar menjatuhkan hukuman penjara 11 tahun kepada jurnalis AS yang ditangkap pada Mei lalu, Danny Fenster.

Media tempat Fenster bekerja, Frontier Myanmar, menyatakan bahwa jurnalis AS itu dinyatakan bersalah atas tuduhan penghasutan, pelanggaran imigrasi, dan asosiasi terlarang.

Thomas Kean, pemimpin redaksi Frontier Myanmar mengecam keputusan tersebut.

“Tak ada dasar (hukum) yang bisa menjerat Danny atas tuduhan ini,” ujar Kean seperti dikutip Reuters, Jumat (12/11).

Kean mengatakan, para pekerja di Frontier Myanmar juga kecewa akan keputusan yang diberikan junta.

“Kami hanya ingin menyaksikan Danny dibebaskan secepatnya, jadi dia bisa mengunjungi rumah keluarganya,” ucap Kean.

Persidangan Fenster sendiri berlangsung secara tertutup. Juru bicara junta tak segera memberi komentar terkait keputusan itu.

Wakil Direktur Human Rights Watch, Phil Robertson, turut buka suara atas hukuman penjara untuk Fenster. Menurutnya, keputusan itu keterlaluan dan melanggar hak.

“Pertama, ini untuk mengejutkan dan mengintimidasi semua jurnalis yang tersisa di Myanmar dengan menghukum seorang jurnalis asing dengan cara ini,” kata Robertson.

Terbaru

PSIS Semarang Resmi Datangkan Playmaker Asal Brasil Flavio Beck Junior

IndoIssue - CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengabarkan timnya resmi mendatangkan satu nama pemain asing untuk putaran kedua kompetisi...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com