Kapasitas PLTU Batubara Secara Global Turun 13%

    0
    3

    Berdasarkan informasi yang tersedia, beberapa unit baru tampaknya sudah mulai beroperasi di tujuh pembangkit listrik batubara, termasuk pembangkit listrik sangat besar yang khusus menyediakan listrik untuk Kawasan Industri Weda Bay, Kawasan Industri Konawe (Delong Nickel Tahap II), lokasi Delong Nickel Tahap III, dan Kawasan Industri Nanshan.

    Saat ini Indonesia memiliki 15,4 GW kapasitas PLTU batubara dalam tahap konstruksi, jumlah yang melampaui semua negara lain, kecuali Tiongkok dan India.

    Laporan itu juga mengungkapkan, Indonesia memiliki 10,8 GW PLTU batubara dalam tahap pra-konstruksi dan 11,2 GW rencana yang sudah ditangguhkan. Namun, baru enam unit dalam tahap pra-konstruksi, dengan total kapasitas sebesar 2 GW dan telah menerima izin untuk memulai konstruksi.

    “Pasca komitmen iklim terbaru dari China, Korea Selatan, dan Jepang kapasitas PLTU Batubara dalam pembangunan secara global relatif menurun. Angka ini tentu akan meningkat ketika China, Korea Selatan, Jepang, sebagai pendukung utama proyek PLTU di Indonesia, menarik diri dari proyek-proyek yang masih direncanakan untuk memenuhi target komitmen iklim mereka,” kata Peneliti Trend Asia Andri Prasetiyo, Rabu (27/4).

    Kirim Komentar

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini