Sabtu, Oktober 16, 2021

Kecewa Jokowi Batalkan Kunjungan Ke Ponpes Husnul Khotimah, KH Achidin Noor : Saya Mah Kena Prank

Must Read
IndoIssue.com adalah media online yang fokus pada berita politik nasional, daerah dan internasional, serta menyuarakan opini & aspirasi melalui suara netizen.

Indoissue – Kecewa Presiden Jokowi batalkan kunjungan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Husnul Khotimah, KH Achidin Noor pembina Yayasan Ponpes Husnul Khotimah mengatakan pihaknya merasa kena prank.

Untuk diketahui kunjungan Presiden Jokowi ke pesantren yang ada di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana pada Selasa 31 Agustus 2021 dibatalkan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Hal tersebut membuat kecewa pihak ponpes Husnul Khotimah.

“Saya mah kena prank, Husnul di-prank,” kata KH. Achidin, Minggu (5/9).

Achidin menjelaskan beberapa hari jelang kedatangan Jokowi ke Kuningan, pihaknya mendapat informasi dan dikirim rundown.

“Kronologisnya begini jadi hari Kamis sebelum kunjungan ada berita beliau  mau ke sini, kita dikirimi rundownnya. Terus beberapa hari kemudian mulai banyak pejabat melihat persiapan,” tuturnya menceritakan.

Setelah mendapat informasi soal kedatangan presiden, Ponpes Husnul Khotimah kemudian langsung melakukan berbagai persiapan dan berkordinasi dengan pihak terkait usai mendapat informasi akan dikunjungi Jokowi.

H-1 jelang kedatangan Jokowi ke Kuningan tepatnya Senin 30 Agustus, segala persiapan mulai dari pemasangan tenda hingga pendataan santri yang bakal mendapat vaksinasi sudah dilakukan.

Achidin Noor mengatakan, persiapan waktu itu tenda sudah terpasang dari BIN langsung dari Jakarta. Kemudian sterilisasi ruang-ruang di sini segala macam dan pendataan santri yang mau divaksin itu kan 3 hari 3 malam.

“Kerjanya siang malam itu pendataan karena santri kan banyak yang belum punya KTP,” ungkapnya.

Namun pada hari H, Selasa 31 Agustus 2021, Achidin mengaku tidak mendapat informasi kunjungan Jokowi yang dijadwalkan meninjau vaksinasi di Ponpes Husnul Khotimah tersebut batal.

“Enggak ada kabar enggak jadi, itu enggak ada, informasinya cuma ditambah rute ke Ciloa aja dan ternyata pejabat itu ke sana semua. Nah pas hari H sudah jelas, pagi-pagi dari BIN ada minta saya untuk ikut gladi bersih, saya tanya jadi enggak ke sini tapi enggak ada informasi juga sampai akhirnya enggak datang,” jelasnya.

Achidin mengomentari penjelasan Istana terkait batalnya Presiden Jokowi berkunjung ke Husnul Khotimah. Istana beralasan pengalihan itu menyesuaikan dengan rute kunjungan kerja Jokowi.

“Jalannya tuh sama, kalau ke kita belok ke kanan, itu (Ponpes Miftahul Falah) belok kiri, beda 5 KM. Jadi kalau alasan mempersingkat justru malah memperpanjang. Statemen dari Istana sudah baca saya, menurut saya enggak masuk akal,” tegasnya.(JA)

Terbaru

Lolos Ke Semifinal, Indonesia Berhasil Bikin Malu Malaysia

Indoissue.com - Indonesia berhasil mengalahkan lawanya, yaitu Malaysia di babak perempat final Thomas Cup 2021 di Ceres Arena, Jumat...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com