Selasa, November 30, 2021

Kereta Cepat JKT-BDG Pakai APBN, Said Didu: Lima Kali Lebih Bahaya dari Korupsi

Must Read

Indoissue.com – Proyek Kereta Api Cepat Jakarta – Bandung tengah menjadi sorotan belakangan ini. Pasalnya pembangunannya bakal memakai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

China sebagai pemenang tender kembali menaikan anggaran proyek tersebut yang semula USD 6,2 miliar saja, kini menjadi USD 8,6 miliar, naik sekitar USD 2,4 miliar.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu mengatakan membengkaknya biaya pembangunan Kereta Api Cepat Jakarta – Bandung mengarah ke infrastruktur komersil.

Said Didu mengungkapkan, infrastruktur komersil ini bahkan lima kali lebih bahaya dari korupsi langsung.

“Kita harus paham infrastruktur komersil adalah kegiatan komersil dan ini menurut saya sangat serius, jauh lebih serius daripada korupsi langsung. Saya katakan lima kali lebih bahaya infrastruktur komersil mahal daripada korupsi langsung,”katanya di Chanel YouTube MSD, Jumat (15/10/2021).

Menurut Said Didu, korupsi langsung mengambil uang negara tidak termanfaatkan masuk di kantong pribadi, tetapi infrastruktur minimal ada lima kerugian negara terjadi dengan infrastruktur yang dimarkup.

“Satu, dia ambil uang negara karena pasti di situ karena mark up,”jelasnya.

Terbaru

Doa Sebelum Dan Sesudah Belajar

Indoissue.com - Berdoa sebelum belajar dan sesudah belajar, disunnahkan dalam agama Islam. Ada dua doa yang bisa dilafalkan sebelum dan...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com