Masa Kampanye Pemilu 2024 Dipangkas, Begini Argumennya

0
0
kampanye
Indoissue.com – Masa kampanye Pemilu 2024 telah disepakati dipangkas menjadi 75 hari. Kesepakatan itu hasil rembuk antara pemerintah, DPR, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam rapat konsinyasi.
Sebelumnya, sejumlah partai politik menyatakan keberatan jika harus menjalani kampanye seperti Pemilu 2019.
Bayangkan, saat itu, kampanye berlangsung sekitar tujuh bulan lamanya.
KPU bahkan sempat mengusulkan masa kampanye Pemilu Serentak 2024 selama 120 hari. Namun, usulan itu ditolak para politisi karena alasan polarisasi politik.
Ketua KPU Hasyim Asy’ari berkata, masa kampanye berkaitan dengan tahapan pemilu lainnya. Salah satunya, waktu persiapan logistik pemilu.
Merespon itu, Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Rifqi Karsayuda berkata KPU mengusulkan masa kampanye 90 hari. Namun, usulan itu tak disetujui perwakilan DPR.
“Diminta seluruh fraksi DPR RI untuk disederhanakan menjadi 75 hari,” beber Rifqi Karsayuda melalui rekaman suara, Sabtu (14/5).
Pada kesempatan tersebut, Rifqi menyampaikan, pihaknya memberi dua catatan untuk pemerintah dan penyelenggara pemilu.
Pertama, perubahan mekanisme pengadaan logistik pemilu. Pemerintah dan KPU diminta melakukan efisiensi produksi dan distribusi logistik pemilu. Salah satu saran yang diberikan adalah pencetakan logistik di beberapa daerah guna memudahkan distribusi.
Saran kedua adalah penyusunan kodifikasi hukum acara pemilu. Argumennya, penyusunan kodifikasi hukum acara pemilu diperlukan agar tiap-tiap tahapan pemilu bisa berjalan sesuai waktu yang telah ditentukan.
“Untuk memastikan waktu penyelesaian sengketa dan mekanisme hukum kepemiluan di Indonesia bisa tepat waktu dan tidak mengganggu proses pelantikan dan periodesasi jabatan politik,” argumen Rifqi.

Kirim Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini