Militer Myanmar Hukum Asisten Suu Kyi 20 Tahun Penjara

0
0
Militer Myanmar

Indoissue.com – Militer Myanmar hukum asisten Aung San Suu Kyi pemimpin de facto Myanmar dengan di hukum 20 tahun penjara.

Dirinya dipenjara sebab dakwaan pengkhianatan dijatuhkan pada Jumat (29/10).

Pihak Htein juga menyampaikan bahwa mereka akan melakukan banding. Htein adalah mantan anggota parlemen untuk Partai Liga Nasional Demokrasi Suu Kyi. Ia adalah anggota parlemen pertama yang dijatuhi hukuman oleh pengadilan junta militer.

Htein telah lama menjadi tahanan politik. Ia sendiri kerap bolak-balik penjara karena melakukan kampanye yang menentang kepemimpinan junta Myanmar.

Htein sendiri ditangkap tiga hari setelah kudeta terjadi. Kala itu, ia mengatakan pada media lokal bahwa kudeta militer bukanlah tindakan yang bijaksana. Ia juga menilai pemimpin junta kini membawa militer Myanmar ke arah yang lebih buruk.

Htein sendiri juga dianggap sebagai tangan kanan Suu Kyi. Akibat penilaian ini, ia diburu media internasional untuk mengulik informasi terkait Suu Kyi.

Sebelumnya, Suu Kyi bersaksi dalam persidangan untuk pertama kalinya pada Selasa (26/10).

Berbagai tuduhan yang ia alami antara lain, melanggar aturan pembatasan Covid-19 selama Pemilu November lalu, dugaan impor walkie-talkie secara ilegal, tuduhan penghasutan, melanggar undang-undang kerahasiaan negara dan yang terbaru soal dugaan korupsi.

Juru bicara junta militer tidak menjawab permintaan tanggapan dan konfirmasi soal pelaksanaan persidangan Suu Kyi.

Namun, media lokal Myanmar Now melaporkan bahwa Suu Kyi mampu memberikan kesaksian dan pembelaan bahwa ia tidak bersalah dengan sangat baik selama persidangan. (TNG)

Kirim Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini