Partai Demokrat Berkirim Surat ke MA, Mohon Dilibatkan Sebagai Pihak Terkait

0
157
partai demokrat

Indoissue.com – Untuk merespons gugatan terhadap AD/ART Partai Demokrat yang diajukan Yusril Ihza Mahendra ke Mahkamah Agung melalui mekanisme judicial review (JR), Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Jansen Sitindaon menyatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat kepada Mahkamah Agung (MA) untuk merespons gugatan tersebut.

“Kami Partai Demokrat secara resmi sudah mengirimkan surat ke Mahkamah Agung dan sudah diterima. Langsung kita layangkan ke yang terhormat Ketua Mahkamah Agung, Prof. Syarifuddin,” urai Jansen dalam sebuah acara di stasiun TV swasta , CNN Indonesia TV, yang disiarkan pada Selasa (28/9/2021) malam.

Menurut pengakuannya, surat tersebut juga sudah diterima oleh Ketua Kamar Pengawasan dan Ketua Kamar Tata Usaha Negara MA.

“Bukan hanya diterima oleh Ketua MA, tetapi juga hampir semua Ketua Kamar,” tambah Jansen.

Jansen kemudian melanjutkan, bahwa dalam surat itu, Partai Demokrat meminta MA untuk melibatkan pihaknya sebagai pihak terkait dalam persoalan JR atas gugatan AD/ART, untuk kemudian menjawab gugatan Yusril.

Pada kesempatan tersebut, jebolan Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya dan Universitas Indonesia itu memaparkan argumennya, bahwa Partai Demokrat adalah pihak yang melahirkan produk AD/ART, sehingga sangat layak untuk dilibatkan.

Sekedar informasi, Yusril Ihza Mahendra melayangkan gugatan terkait AD/ART Partai Demokrat yang ditunjuk untuk mewakili empat kader yang dipecat setelah mengikuti Kongres Luar Biasa di Sumatera Utara.

Dalam kongres tersebut Moeldoko ditetapkan sebagai ketua umum.

Yusril mengklaim upayanya untuk melakukan uji formil dan materiil terhadap AD/ART parpol merupakan hal baru dalam hukum Indonesia.

Gugatan yang tak ada gunanya

Dalam diskusi virtual yang disiarkan secara live streaming pada platform Twitter bersama Didik Junaidi Rachbini pada Rabu (29/9/2021) kemarin, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Republik Indonesia, Mahfud Md, saat ditanya ditanya mengenai kekisruhan sejumlah partai politik yang pernah terjadi di Indonesia, termasuk yang belakangan adalah Partai Demokrat, menilai bahwa gugatan empat mantan kader PD yang menggandeng Yusril Ihza Mahendra sebagai pengacara tak ada gunanya.

Kirim Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini