Sabtu, Oktober 16, 2021

Pembebasan Lahan Berjalan Lambat, Irwan: Pulau Balang Jangan Jadi Jembatan Abunawas

Must Read
IndoIssue.com adalah media online yang fokus pada berita politik nasional, daerah dan internasional, serta menyuarakan opini & aspirasi melalui suara netizen.

Indoissue.com — Anggota Komisi V DPR RI Irwan menyesalkan berlarutnya pembebasan lahan akses jalan jembatan Pulau Balang di Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Hal itu diketahui Irwan ketika sedang melakukan inspeksi proyek jembatan yang nantinya menghubungkan pusat Ibu Kota Negara baru ini.

“Hari ini saya meninjau Jembatan Pulau Balang di Balikpapan dan PPU. Progres fisik pekerjaan proyek ini sendiri sudah 100% namun belum bisa fungsional sampai hari ini. Sebab Permasalahan pembebasan lahan yang berlarut-larut juga menjadi salah satu penyebab belum mulainya pembangunan akses darat jembatan di wilayah Balikpapan,” tukas Irwan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/10/2021).

Harus ditangani pemerintah pusat

Melihat persoalan Tersebut, Irwan menyebut tiba pada kesimpulan bahwa pekerjaan akses jalan ke jembatan Pulau Balang sisi darat Balikpapan harus segera ditangani Pemerintah Pusat.

“Sebagai anggota Komisi V DPR RI pada rapat Komisi V dengan Menteri PUPR saya mendesak agar akses darat ini segera dituntaskan dan ditangani pemerintah pusat. Biar tidak terlalu lama jadi Jembatan Abunawas,” tegas Irwan Fecho, sapaan akrabnya.

Irwan melanjutkan, opsi pembiayaan melalui investasi menjadi yang terbaik. Mekanismenya terserah pemerintah bisa melalui tugas khusus ke BUJT atau mekanisme KPBU lainnya, terpenting segera action.

“Opsi akses jalan dari jembatan Pulau Balang langsung koneksi ke tol Samboja-IKN menjadi paling efektif dengan catatan pembangunan Tol Samboja-IKN segera dilakukan,” tambahnya.

Jangan sampai tidak fungsional

“Jangan biarkan investasi pemerintah melalui SBSN senilai 1,38 Trilyun ini tidak fungsional karena berlarut-larut tanpa solusi konkret. Terlepas dari adanya isu IKN maka akses jalan jembatan pulau balang sisi Balikpapan bisa terhubung dan fungsional karena menjadi alur strategis ekonomi dan transportasi yang menghubungkan antar kabupaten dan provinsi,” sergah Irwan yang juga Wasekjen Partai Demokrat ini.

Irwan juga mengatakan tersebut merupakan jembatan terpanjang di Asia untuk kategori jembatan kabel beton dengan panjang bentang 402 meter. Ini kebanggaan Indonesia, kebanggaan Kaltim.

“Kami akan terus mengawal permasalahan proyek jembatan ini sampai tuntas dan berfungsi otpimal,” demikian Irwan.

Terbaru

Kereta Cepat JKT-BDG Pakai APBN, Said Didu: Lima Kali Lebih Bahaya dari Korupsi

Indoissue.com - Proyek Kereta Api Cepat Jakarta – Bandung tengah menjadi sorotan belakangan ini. Pasalnya pembangunannya bakal memakai Anggaran...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com