Penembakan di Exit Tol Bintaro: Ipda OS Jadi Tersangka

0
0

Kendati demikian, Zulpan menyebut bahwa aksi penembakan itu tidak bisa dibenarkan, walaupun Ipda OS mengaku mendapat perlawanan dan hendak membela diri. “Dengan dijadikan sebagai tersangka berarti tentunya sudah dianggap apa yang dilakukan itu salah,” kata Zulpan.

Korban buntuti pegawai Pemprov DKI

Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif keempat orang itu membuntuti O adalah untuk melakukan investigasi.

Kepada penyidik, korban dan saksi mengaku berprofesi sebagai wartawan. “Jadi mereka keterangan yang diberikan kepada penyidik adalah sebagai wartawan. Saya tidak sebutkan medianya,” kata Zulpan. ”

Tapi mereka menyebut diri mereka sebagai wartawan ya tentunya nanti kami akan berkoordinasi dengan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) terkait dengan keabsahan keanggotaan mereka,” ujar dia.

Zulpan mengungkapkan, investigasi tersebut dilakukan dengan memata-matai O yang saat itu sedang bepergian dengan perempuan menggunakan mobil berpelat pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Karena O ini dianggap oleh pembuntut (sebagai pejabat).

Dia melihat ini mobil pelat RFJ, pelat pejabat Pemda DKI. Kemudian menurunkan wanita dari hotel dan sebagainya. Ini alasan mereka investigasi dengan terus membuntuti,” ujar dia.

Kirim Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini