Pengamat: Presiden Jokowi Mulai Ditinggalkan Rekan Koalisinya

0
23
Jokowi ditinggal rekan koalisinya

Indoissue.com – Pengamat politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkuti menilai Presiden Joko Widodo semakin hari semakin ditinggalkan oleh rekan koalisinya.

Hal tersebut disampaikan Ray Rangkuti dalam acara Diskusi Politik bertajuk “MPR Vs SMI Seteru Jelang Reshuffle”.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Formappi dan Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima), pada Minggu sore (5/12/2021).

Salah satu alasannya karena Presiden Jokowi membutuhkan waktu hingga empat bulan ini untuk melakukan reshuffle kabinet.

“Pertama, menggambarkan kepada kita bahwa semakin besar koalisi sebetulnya bukan membuat efektivitas pemerintah semakin menguat,” ujar Ray Rangkuti.

“Tapi sebaliknya membuat efektivitas pemerintah itu makin lambat. Itu terjadi terlihat dalam suasana yang sekarang, tarik menarik antara partai politik,” lanjutnya.

Menurut pengamat LIMA tersebut, ada rekan koalisi yang menolak dilakukan reshuffle. Sehingga, membuat Presiden agak sulit untuk memasukkan PAN ke dalam kabinet.

“Jadi kalau presiden beranggapan, semakin besar koalisi masuk ke dalam akan semakin cepat mengambil keputusan, mungkin di satu segi iya, tapi pada aspek yang lain, kita melihatnya untuk hal yang remeh soal pergantian kabinet pun membutuhkan setidaknya 4 bulan,” ulas Ray.

Analisa Ray, selama empat bulan ini para menteri Kabinet Indonesia Maju terjadi ketidaknyamanan karena merasa was-was akan direshuffle oleh Jokowi.

“Yang kedua adalah makin memperlihatkan pada kita, pada akhirnya presiden akan ditinggal sendiri oleh rekan-rekan koalisinya,” terang Ray.

Kirim Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini