Sabtu, Oktober 16, 2021

Pesan AHY Kepada Mahasiswa Indonesia di Jepang : Jangan Lupa Untuk Pulang

Must Read
IndoIssue.com adalah media online yang fokus pada berita politik nasional, daerah dan internasional, serta menyuarakan opini & aspirasi melalui suara netizen.

Indoissue.com – Dalam kapasitasnya sebagai Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono diundang dan hadir sebagai pembicara dalam kegiatan  4th Annual Scientific Symposium of Indonesian Collegians in Japan yang diselenggarakan oleh oleh PPI Jepang, bekerjasama dengan PPI Dunia, Merial Institute, dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo (KBRI Tokyo).

Kegiatan  tersebut mengangkat tema Indonesian outlook: The prospect of Indonesia to enter Society 5.0 in succeeding Indonesia Golden Era 2045.

Dalam acara tesebut AHY berbicara mengenai; Generasi Muda Menjawab Peluang dan Tantangan Abad 21 : Dari Society 4.0 Menuju 5.0. Dimana dalam forum tersebut ia banyak menyinggung mengenai apa yang bisa dipelajari dari bangsa Jepang termasuk tentang grand design Society 5.0, “Masyarakat Super Cerdas”.

Di awal pidatonya AHY mengingatkan kepada mahasiswa Jepang untuk bersyukur yang memiliki kesempatan menguasai berbahasa Jepang, sehingga bisa mengikuti pendidikan dan perkuliahan, juga dalam menjalani kehidupan sehari-hari. “Jadi bersyukurlah teman-teman semua yang kini memiliki kesempatan untuk menguasai Bahasa Jepang, sebagai prasyarat mengikuti pendidikan dan perkuliahan, juga dalam menjalani kehidupan sehari-hari, ujarnya.

AHY menambahkan untuk para mahasiswa untuk menimba ilmu dan pengalaman seluas-luasnya, utamanya untuk tidak melupakan tanah air, dan jangan lupa untuk pulang, karena itu merupakan bentuk nyata patriotism di abad ke-21. “Timbalah ilmu dan pengalaman seluas-luasnya di sana; tapi jangan lupa, semua itu kelak harus dikontribusikan untuk Indonesia yang kita cintai bersama, apapun profesi, keahlian, dan bidang pengabdian kita. That is the true meaning of patriotism in the 21st century”, pungkasnya.

Selain AHY, The 4th ASSIGN PPI Jepang juga diikuti tokoh-tokoh ternama lainnya dihari pertama (4/9/2021). Diantaranya ada Airlangga Hartanto Menteri Koordinator Perekonomian RI, Bahlil Lahadalia Menteri Investasi RI dan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur. (PR)

Terbaru

Kereta Cepat JKT-BDG Pakai APBN, Said Didu: Lima Kali Lebih Bahaya dari Korupsi

Indoissue.com - Proyek Kereta Api Cepat Jakarta – Bandung tengah menjadi sorotan belakangan ini. Pasalnya pembangunannya bakal memakai Anggaran...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com