Sabtu, Oktober 16, 2021

Sekretaris BAPPILU Partai Demokrat Sebut Buzzer Sebagai Penyebab Kemunduran Demokrasi

Must Read
IndoIssue.com adalah media online yang fokus pada berita politik nasional, daerah dan internasional, serta menyuarakan opini & aspirasi melalui suara netizen.

Indoissue.com – Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (BAPPILU) Partai Demokrat Iwan Ismi Febrianto menyebutkan berbahayanya Buzzer terhadap berjalannya demokrasi di Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa kemunduran demokrasi di Indonesia salah satunya disebabkan oleh keberadaan Buzzer.

“Indeks Demokrasi di Indonesia mengalami penurunan dibanding 14 tahun yang lalu. Coba kita lihat bagaimana EIU menempatkan Indonesia pada peringkat 64 secara global, serta peringkat 11 di regional Asia dan Australia. Secara total Indonesia mendapat skor 6,48 dan digolongkan pada kategori demokrasi yang belum sempurna (flawed democracies), ujarnya saat menjadi Narasumber Wabinar Talk Buzzer dan Demokrasi, “Proyeksi Pemilu 2024″ yang diselenggarakan oleh Lembaga The Strategic Research and Consulting (TSRC), Jum’at (10/09/2021).

Disisi lain, pemuda lulusan Pascasarjana Universitas Peking, Beijing, China menegaskan bahwa kehadiran Buzzer ini cendrung lebih banyak mudhoratnya.

Bahkan Iwan mengatakan Partai Demokrat paling sering menjadi sasaran Buzzer.

“Demokrat sering kali menjadi korban fitnah yang dilakukan Buzzer, dari awal sikap kami Partai Demokrat menyatakan kalau Buzzer ini berbahaya, mereka selalu melakukan tindakan yang disinformasi.”

“Kita tahu dampak negatif dari medsos itu juga sangat nyata saat ini kita hadapi perilaku-perilaku buruk para buzzer yang memang pekerjaan utamanya adalah untuk memproduksi dan menyebarluaskan hoaks politik, fitnah, black campaign,” tutupnya.

Penulis: Mu’afa RM

Terbaru

Lolos Ke Semifinal, Indonesia Berhasil Bikin Malu Malaysia

Indoissue.com - Indonesia berhasil mengalahkan lawanya, yaitu Malaysia di babak perempat final Thomas Cup 2021 di Ceres Arena, Jumat...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com