Terkait Iming-Iming Menjadi Pegawai BUMN, Novel: Itu Adalah Penghinaan

0
66

Indoissue.com – Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyatakan, cara KPK yang meminta sejumlah pegawai mengundurkan diri dan bergabung dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan bentuk penghinaan.

Novel mengungkapkan bahwa upaya ke arah sana dari beberapa rekannya, sudah mendapat perlakuan tersebut.

Menurut Novel, beberapa kawan-kawannya sudah dihubungi oleh insan KPK yang diyakini dengan pengetahuan pimpinan KPK diminta untuk menandatangani dua lembar surat, yaitu permohonan pengunduran diri dan permohonan agar disalurkan ke BUMN.

“Bagi kami itu adalah suatu penghinaan,” ujar Novel melalui keterangan tertulisnya, Selasa (14/9).

Sebab, Novel melanjutkan, keberadaan dirinya dan teman-teman sejawatnya ada di KPK bukan hanya sekadar mencari uang, melainkan berjuang memberantas korupsi.

Langkah KPK dimaksud semakin menunjukkan upaya sistematis untuk membunuh pemberantasan korupsi.

“Hal ini semakin menggambarkan adanya kekuatan besar yang ingin menguasai KPK untuk suatu kepentingan yang bukan kepentingan memberantas korupsi,” tukas Novel.

Kemarin (13/9/2021) ramai beredar perbincangan di sosial media, terkait pemberitaan yang bersumber dari pernyataan pegawai tak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) mengaku telah didekati oleh Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan, untuk masuk menjadi pegawai BUMN.

Kirim Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini