Warga Blitar Ditangkap Usai Bentangkan Poster Minta Bantuan ke Jokowi

0
141

Indoissue – Seorang pria akhirnya ditangkap aparat kepolisian usai membentangkan poster bertuliskan “Pak Jokowi Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar” saat kunjungan Presiden ke Kota Blitar.

Cerita ini berawal saat seorang pria secara tiba-tiba membentangkan poster saat mobil Presiden Joko Widodo beranjak meninggalkan lokasi vaksinasi di area
Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) Kota Blitar, hendak menuju Makam Bung Karno, Selasa (7/9/2021).

Pria tersebut yang diduga juga berprofesi sebagai peternak ayam itu muncul di antara kerumunan warga yang menyaksikan rombongan Jokowi yang hendak meninggalkan area PIPP.

Hanya beberapa meter dari pintu gerbang PIPP, pria tersebut membentangkan poster dengan tulisan “Pak Jokowi Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar” persis saat mobil yang dikendarai Presiden Jokowi melintas pelan di Jalan Moh Hatta.

Dan kebetulan, saat kejadian tersebut jendela pintu belakang mobil terbuka, karena Presiden Jokowi sedang melambaikan tangan ke arah warga yang menyaksikan rombongan kepresidenan.

Namun aksi pria pembentang poster itu tidak berlangsung lama.

Pasalnya, secara tiba-tiba pula pria yang berada disebelahnya merebut poster tersebut.

Dan belakangan, pria yang merebut poster itu diketahui bernama Kukuh Rudiono, Ketua Paguyuban Becak Makam Bung Karno.

“Saya kaget kok tiba-tiba ada yang mengacungkan poster di sebelah saya, langsung saya pegang dia,” ujar Kukuh kepada wartawan.

Pria pembentang poster itu akhirnya digelandang oleh Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polres Blitar Kota, Kompol Hari Sutrisno, membawanya ke mobil polisi.

Aksi pria nekat itu, secara tak sengaja direkam oleh seorang penarik becak bernama Bambang Suyanto.

“Saya tidak tahu persis bagaimana awalnya orang itu bawa poster, tapi terekam di kamera saya,” urai Bambang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan dari pihak kepolisian mengenai identitas dan motif pria yang membentangkan poster ke arah Presiden Jokowi tersebut. (DP)

Kirim Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini