Sabtu, Oktober 16, 2021

Wow ! PDI Perjuangan Anggap Putra Jokowi Tidak Istimewa

Must Read
IndoIssue.com adalah media online yang fokus pada berita politik nasional, daerah dan internasional, serta menyuarakan opini & aspirasi melalui suara netizen.

IndoIssue –  Anggota DPR RI dari Fraksi Partai PDI Perjuangan (PDIP), Djarot Saiful Hidayat menegaskan partainya tidak pernah memberi istimewa kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming, meskipun anak dari Presiden Joko Widodo.

“PDIP tidak pernah menganggap Mas Gibran punya keistimewaan, semua sama,” ujar Djarot di Kompleks DPR, Jakarta, Senin (13/9).

Mantan Gubernur DKI tersebut mengatakan, Gibran juga mengikuti jenjang karier di PDIP sama seperti yang lainnya. Yakni, melalui proses sekolah partai dalam mempersiapkan calon pemimpin.

“Untuk sekolah partai dia (Gibran) juga ikut, kita juga evaluasi terus, jadi semua mendapat perlakuan yang sama, tidak ada privileged,” ujarnya,

Djarot juga haya menjawab diplomatis perihal peluang putra Jokowi melenggang ke tingkat lebih tinggi. Seperti yang santer diberitakan belakangan Gibran dipersiapkan untuk bertarung di Pilkada DKI Jakarta pada 2024 mengikuti jejak ayahnya.

“2024 saya pastikan bahwa PDIP banyak stok yang bisa diajukan dalam Pilkada, tapi tidak dibicarakan sekarang,” tukasnya.

Djarot juga meminta Gibran untuk fokus dan tanggung jawab serta menyelesaikan masa jabatnya sebagai Wali Kota Solo.

“Kalau saya, saran saya sebaiknya Mas Gibran itu fokus, untuk menyelesaikan penugasan di Solo, tidak usah mikir ke Jakarta, atau ke Jawa Tengah,” pungkas Djarot.

Seperti diketahu belakangan santer kabar Gibran akan maju untuk Pilkada 2024  di ibukota DKI Jakarta. Bahkan DPW NU secara khusus mengundang Gibran ke Jakarta untuk menghadiri acaranya.

Dalam acara tersebut Putra Jokowi memuji kinerja dari Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Bahkan dirinya mengatakan dalam rapat dengan pejabat daerah di Solo selalu menjadikan DKI Jakarta sebagai rujukan dalam keberhasilan menekan pandemi.

Namun semua keputusan tentang siapa yang akan maju sebagai Kepala Daerah dan Presiden dari PDI Perjuangan tergantung kepada restu ketua umum mereka Megawati Soekarnoputri.

Keputusan putri Soekarno ini mutlak dan tidak boleh ada yang membantah titahnya. Seperti halnya Ganjar Pranowo yang selalu memiliki elektabilitas tinggi dalam berbagai survei hampir bisa dipastikan tidak akan menjadi Capres dari PDIP.

Ambisi dari Puan Maharani yang notabene adalah anak dari Megawati akan memutus harapan Ganjar menjadi Capres usungan PDIP. Begitupun harapan dari Gibran ada pada Megawati, jika mampu mendapatkan restu tentunya langkah Gibran akan mulus ke DKI Jakarta. Namun jika Gibran tak dianggap istimewa akan sulit baginya mendapatkan tiket sebagai Calon Gubernur DKI pada 2024 mendatang. (JA)

 

Terbaru

Kereta Cepat JKT-BDG Pakai APBN, Said Didu: Lima Kali Lebih Bahaya dari Korupsi

Indoissue.com - Proyek Kereta Api Cepat Jakarta – Bandung tengah menjadi sorotan belakangan ini. Pasalnya pembangunannya bakal memakai Anggaran...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com