<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ekonomi Archives - Indoissue</title>
	<atom:link href="https://indoissue.com/tag/ekonomi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indoissue.com/tag/ekonomi/</link>
	<description>Berani Bersuara</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Dec 2023 03:18:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://indoissue.com/wp-content/uploads/2023/11/cropped-LOGO-KOTAK-KECIL-32x32.png</url>
	<title>Ekonomi Archives - Indoissue</title>
	<link>https://indoissue.com/tag/ekonomi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Prabowo Terapkan Ekonomi Kerakyatan Dengan Perkuat Pasar Tradisional</title>
		<link>https://indoissue.com/prabowo-terapkan-ekonomi-kerakyatan-dengan-perkuat-pasar-tradisional/</link>
					<comments>https://indoissue.com/prabowo-terapkan-ekonomi-kerakyatan-dengan-perkuat-pasar-tradisional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Dec 2023 03:18:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Capres]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Rakyat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indoissue.com/?p=1104</guid>

					<description><![CDATA[<p>Indoissue.com &#8211; Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto memastikan akan menerapkan ekonomi berbasis kerakyatan melalui penguatan pedagang pasar tradisional jika dia terpilih memenangi Pilpres 2024. &#8220;Pedagang pasar tradisional adalah penyambung dan perantara antara produsen-produsen kita di daerah pedesaan antara petani-petani kita, nelayan-nelayan kita, antara kaum produsen UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dengan masyarakat yang lebih [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://indoissue.com/prabowo-terapkan-ekonomi-kerakyatan-dengan-perkuat-pasar-tradisional/">Prabowo Terapkan Ekonomi Kerakyatan Dengan Perkuat Pasar Tradisional</a> appeared first on <a href="https://indoissue.com">Indoissue</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Indoissue.com &#8211;</strong> Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto memastikan akan menerapkan ekonomi berbasis kerakyatan melalui penguatan pedagang pasar tradisional jika dia terpilih memenangi Pilpres 2024.</p>
<p>&#8220;Pedagang pasar tradisional adalah penyambung dan perantara antara produsen-produsen kita di daerah pedesaan antara petani-petani kita, nelayan-nelayan kita, antara kaum produsen <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Usaha_mikro_kecil_menengah" target="_blank" rel="noopener">UMKM</a> (usaha mikro, kecil, dan menengah) dengan masyarakat yang lebih luas,” kata Prabowo dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.</p>
<p>Menurut ketua umum Partai <a href="https://gerindra.id/" target="_blank" rel="noopener">Gerindra</a> itu, para pedagang pasar berperan penting untuk meningkatkan perekonomian rakyat, terutama di kalangan menengah ke bawah. Peran itulah yang menurut Prabowo harus dijaga di tengah banyaknya kelompok kapitalis menguasai pasar.</p>
<p>Jika dibiarkan, lanjut Prabowo, maka para pemilik modal besar itu berpotensi melemahkan pelaku UMKM dan para pedagang pasar.</p>
<p>&#8220;Kami mengerti bahwa zaman sekarang adalah zaman pasar bebas, tetapi perekonomian kita yang dimaksud oleh pendiri-pendiri bangsa, perekonomian kita harus berasaskan kekeluargaan,&#8221; tegas <a href="https://indoissue.com/nusantara-bangkit-dukung-prabowo-gibran-menang-satu-putaran/" target="_blank" rel="noopener">Prabowo</a>.</p>
<p>Oleh karena itu, dengan memperkuat sektor pasar tradisional, dia yakin perputaran ekonomi masyarakat kalangan menengah ke bawah akan terus terjaga.</p>
<p>&#8220;Hanya dengan ekonomi yang berpihak pada rakyat kita sendiri, Indonesia bisa sejahtera,&#8221; ujar Prabowo.<br />
​​​​​​​<br />
KPU RI telah menerima pendaftaran tiga bakal pasangan capres-cawapres, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.</p>
<p>Masa kampanye pemilu ditetapkan mulai tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, sementara pemungutan suara dijadwalkan pada tanggal 14 Februari 2024.</p>
<p>The post <a href="https://indoissue.com/prabowo-terapkan-ekonomi-kerakyatan-dengan-perkuat-pasar-tradisional/">Prabowo Terapkan Ekonomi Kerakyatan Dengan Perkuat Pasar Tradisional</a> appeared first on <a href="https://indoissue.com">Indoissue</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indoissue.com/prabowo-terapkan-ekonomi-kerakyatan-dengan-perkuat-pasar-tradisional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>9 Tahun Kepemimpinan SBY Lebih Berhasil Turunkan Pengangguran Daripada Jokowi</title>
		<link>https://indoissue.com/9-tahun-kepemimpinan-sby-lebih-berhasil-turunkan-pengangguran-daripada-jokowi/</link>
					<comments>https://indoissue.com/9-tahun-kepemimpinan-sby-lebih-berhasil-turunkan-pengangguran-daripada-jokowi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redakasi 14]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Nov 2023 03:37:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengangguran]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indoissue.com/?p=667</guid>

					<description><![CDATA[<p>Indoissue.com &#8211; Ekonom dari Bright Institute, Awalil Rizky menyebut, sembilan tahun pemerintahan Jokowi menurunkan tingkat pengangguran terbuka (TPT), masih rendah. Jauh di bawah era Presiden SBY. &#160; Dikutip Senin (20/11/2023), Awalil mencatat, TPT pada Agustus 2023 sebesar 5,32 persen. Memang turun jika dibandingkan Agustus 2022. Namun, masih lebih buruk dibanding TPT sebelum pandemi COVID-19. Misalnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://indoissue.com/9-tahun-kepemimpinan-sby-lebih-berhasil-turunkan-pengangguran-daripada-jokowi/">9 Tahun Kepemimpinan SBY Lebih Berhasil Turunkan Pengangguran Daripada Jokowi</a> appeared first on <a href="https://indoissue.com">Indoissue</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Indoissue.com &#8211;</strong> Ekonom dari Bright Institute, Awalil Rizky menyebut, sembilan tahun pemerintahan <a href="https://indoissue.com/relawan-insya-allah-prabowo-gibran-menang-satu-putaran/" target="_blank" rel="noopener">Jokowi</a> menurunkan tingkat pengangguran terbuka (TPT), masih rendah. Jauh di bawah era Presiden SBY.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dikutip Senin (20/11/2023), Awalil mencatat, TPT pada Agustus 2023 sebesar 5,32 persen. Memang turun jika dibandingkan Agustus 2022. Namun, masih lebih buruk dibanding TPT sebelum pandemi COVID-19. Misalnya pada Agustus 2019, TPT mencapai 5,28 persen. &#8220;Jumlah pengangguran justru bertambah, dari 7,10 juta orang (2019) menjadi 7,86 juta orang (2023),&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagaimana dengan 9 tahun ini? Menurut Awalil, TPT berhasil diturunkan, namun rendah sekali. Turunnya hanya 0,62 persen dari 5,94 persen per Agustus 2014 dibandingkan Agustus 2023 sebesar 5,32 persen.  Hal ini, berbeda dengan 9 tahun kekuasaan SBY yang berhasil menggerus TPT hingga 3,69 persen. Dalam hal ini, jumlah pengangguran turun 2,84 juta orang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Salah satu dampak besar pandemi <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Covid-19" target="_blank" rel="noopener">COVID-19</a> adalah pengurangan jam kerja. Jumlah mereka yang bekerja kurang dari jam normal, atau kerja tidak penuh meningkat dari 36,54 juta orang (Agustus 2019) menjadi 46,43 juta orang (Agustus 2020),&#8221; terangnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sedangkan jumlah pekerja tidak penuh, mencapai 43,46 juta orang per Agustus 2023. Jauh lebih banyak ketimbang sebelum pandemi COVID-19. Bahkan lebih tinggi dibanding Agustus 2014 yang mencapai 35,77 juta orang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Artinya, selama era Jokowi, jumlahnya (pekerja tidak penuh) bertambah. Meski secara persentase relatif stagnan,&#8221; kata Awalil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di tengah data-data penganguran ini, ada kabar baik. Berdasarkan lapangan usaha dari pekerjaan utama, pengelompokan serupa dengan dalam data Produk Domestik Bruto (PDB).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Yaitu, ada 17 lapangan usaha. Di mana, jumlah dan persentase terbanyak saat ini, adalah sektor pertanian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Namun demikian, jika disandingkan dengan data 2012-2019, jumlah pekerja sektor pertanian cenderung menurun. Karena jumlah pekerja yang cenderung meningkat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bisa jadi, pandemi COVID-19 membuat sektor pertanian menjadi semacam “penampungan” bagi pekerja yang kehilangan mata pencariannya. Misalnya para korban PHK dari industri pengolahan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketika perekonomian diklaim mulai pulih oleh otoritas ekonomi, pekerja di sektor ini, justru melonjak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Cukup jelas bahwa turunnya tingkat pengangguran, atau bertambahnya jumlah pekerja, disumbang dari sektor pertanian yang mencapai 39,45 juta orang. Atau setara 28,21 persen dari total pekerja pada Agustus 2023.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Secara jumlah, pertambahan pekerja sektor pertanian sekitar 3,5 jutaan dibanding Agustus 2019. Kalau dipersentase-kan naiknya 0,88 persen,  dari 27,33 persen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sedangkan jika dibandingkan dengan kondisi Agustus 2014 yang sebanyak 38,97 juta orang, maka jumlahnya bertambah sebanyak 0,48 juta orang. Secara persentase memang telah menurun cukup signifikan.</p>
<p>The post <a href="https://indoissue.com/9-tahun-kepemimpinan-sby-lebih-berhasil-turunkan-pengangguran-daripada-jokowi/">9 Tahun Kepemimpinan SBY Lebih Berhasil Turunkan Pengangguran Daripada Jokowi</a> appeared first on <a href="https://indoissue.com">Indoissue</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indoissue.com/9-tahun-kepemimpinan-sby-lebih-berhasil-turunkan-pengangguran-daripada-jokowi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
