<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#tyi Archives - Indoissue</title>
	<atom:link href="https://indoissue.com/tag/tyi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indoissue.com/tag/tyi/</link>
	<description>Berani Bersuara</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 May 2025 04:46:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.3</generator>

<image>
	<url>https://indoissue.com/wp-content/uploads/2023/11/cropped-LOGO-KOTAK-KECIL-32x32.png</url>
	<title>#tyi Archives - Indoissue</title>
	<link>https://indoissue.com/tag/tyi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>TYI Lecture Series, SBY: “Krisis Iklim dan Krisis Lingkungan Itu Nyata”</title>
		<link>https://indoissue.com/tyi-lecture-series-sby-krisis-iklim-dan-krisis-lingkungan-itu-nyata/</link>
					<comments>https://indoissue.com/tyi-lecture-series-sby-krisis-iklim-dan-krisis-lingkungan-itu-nyata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 7]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 May 2025 04:46:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#tyi]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>
		<category><![CDATA[Susilo Bambang Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[The Yudhoyono Institute]]></category>
		<category><![CDATA[TYI Lecture Series]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indoissue.com/?p=4140</guid>

					<description><![CDATA[<p>Indoissue.com &#8211; Menanggapi permasalahan di dunia akhir-akhir ini, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberi perhatian khusus pada perkembangan dunia yang kurang menggembirakan. “Tiba-tiba dunia kita dijejali dengan isu-isu yang mungkin sebagian mencemaskan, ditambah peperangan masih terjadi di sana-sini. Geopolitik semakin memanas, ditambah lagi dengan perang dagang, perang ekonomi yang mungkin menjadikan dunia kita [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://indoissue.com/tyi-lecture-series-sby-krisis-iklim-dan-krisis-lingkungan-itu-nyata/">TYI Lecture Series, SBY: “Krisis Iklim dan Krisis Lingkungan Itu Nyata”</a> appeared first on <a href="https://indoissue.com">Indoissue</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Indoissue.com</strong> &#8211; Menanggapi permasalahan di dunia akhir-akhir ini, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberi perhatian khusus pada perkembangan dunia yang kurang menggembirakan.</p>
<p>“Tiba-tiba dunia kita dijejali dengan isu-isu yang mungkin sebagian mencemaskan, ditambah peperangan masih terjadi di sana-sini. Geopolitik semakin memanas, ditambah lagi dengan perang dagang, perang ekonomi yang mungkin menjadikan dunia kita semakin rumit, semakin vulnerable, semakin berbahaya, dan barangkali bisa mengancam kehidupan bangsa sedunia,” kata SBY.</p>
<p>“Saya kira semua sepakat bahwa dunia yang semakin damai, dunia yang semakin adil, dunia yang semakin sejahtera adalah dunia yang memberikan harapan bagi siapapun. Terlepas dari ikatan identitas, terlepas dari batas-batas internasional. Satu hal, kalau kita gagal bersatu untuk memastikan krisis iklim, krisis lingkungan dengan segala dampaknya, maka terus terang kita gagal untuk mengemban misi yang diberikan oleh Tuhan dan misi kemanusiaan yang menjadi tanggung jawab kita semua, bangsa-bangsa sedunia. Semua tahu bahwa krisis iklim, krisis lingkungan itu real. Bukan fiksi, bukan hoaks,” lanjutnya.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan SBY saat memberikan sambutan penutup di akhir acara TYI Lecture Series dengan tema “Green Growth: Sustainable Growth with Equity”, Senin (12/5) pagi di Hotel Marriott, Yogyakarta.</p>
<p>SBY juga menyampaikan, diperlukan aksi bersama yang real, efektif, dan memberikan dampak yang nyata pula.</p>
<p>“Dalam kaitan ini menurut saya apa yang digagas secara bersama, apa yang hendak dilakukan secara serius oleh Stanford University dengan TYI dan banyak kalangan, banyak entitas, banyak perguruan tinggi yang juga peduli, menurut saya ini sesuatu yang harus terus dihidupkan,” tutur SBY.</p>
<p>“Kita harus mengingatkan dunia kita, jangan larut dalam konflik dan peperangan ketegangan geopolitik yang hanya lebih menyusahkan kehidupan manusia. Marilah kita lebih bersatu. Marilah kita lebih berkolaborasi. Marilah kita lebih bekerjasama,” sambungnya.</p>
<p>SBY mengingatkan bahwa ada isu besar yang tidak boleh dibiarkan, karena hal tersebut akan memberikan dampak buruk bagi semua bangsa di dunia.</p>
<p>“Mungkin kurang menjadi perhatian publik dibandingkan isu tentang peperangan, tentang geopolitik, tentang global ekonomi dan lain-lain dalam artian yang sedang terjadi sekarang ini, tapi percayalah bahwa yang kita lakukan ini justru yang bisa menyelamatkan masa depan bangsa-bangsa, masa depan dunia, masa depan anak cucu kita,” papar SBY.</p>
<p>“Oleh karena itu saya hanya ingin menggarisbawahi, mari kita tingkatkan kebersamaan kita, kerja sama kita, kepedulian kita, solusi-solusi kita, tawaran-tawaran kita, termasuk policy yang tepat, global collaboration yang tepat science and technology sebagai jawaban dan banyak lagi yang bisa kita lakukan,” pungkas SBY.</p>
<p>Sementara Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, sekaligus Direktur Eksekutif <a href="https://theyudhoyonoinstitute.org/">The Yudhoyono Institute</a> (TYI), <a href="https://indoissue.com/menteri-ahy-tegaskan-berantas-mafia-tanah-gandeng-ombudsman-hingga-polri/">Agus Harimurti Yudhoyono</a> (AHY) dalam kesempatan yang sama mennyampaikan bahwa TYI menghadirkan sebuah tema yang sangat penting yaitu berbicara green growth, pertumbuhan hijau.</p>
<p>“Kita ingin Indonesia menjadi salah satu yang terdepan untuk bisa mewujudkan pertumbuhan termasuk pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, sustainable tapi juga berkeadilan. Itu mengapa judul kecilnya adalah Sustainable Growth with Equity,” ujar AHY.</p>
<p>The post <a href="https://indoissue.com/tyi-lecture-series-sby-krisis-iklim-dan-krisis-lingkungan-itu-nyata/">TYI Lecture Series, SBY: “Krisis Iklim dan Krisis Lingkungan Itu Nyata”</a> appeared first on <a href="https://indoissue.com">Indoissue</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indoissue.com/tyi-lecture-series-sby-krisis-iklim-dan-krisis-lingkungan-itu-nyata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TYI Lecture Series, AHY Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan dengan Kesetaraan</title>
		<link>https://indoissue.com/tyi-lecture-series-ahy-dorong-pertumbuhan-berkelanjutan-dengan-kesetaraan/</link>
					<comments>https://indoissue.com/tyi-lecture-series-ahy-dorong-pertumbuhan-berkelanjutan-dengan-kesetaraan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 13]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2025 17:44:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#agusyudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[#menkoahy]]></category>
		<category><![CDATA[#susilobambangyudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[#theyudhoyonoinstitute]]></category>
		<category><![CDATA[#tyi]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indoissue.com/?p=4135</guid>

					<description><![CDATA[<p>Indoissue.com &#8211; Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan yang juga Direktur Eksekutif TYI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan bahwa Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sedang mendorong kemajuan di berbagai bidang, mulai dari ketahanan pangan dan air bersih hingga transisi energi dan inovasi industri. “Sebagai Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, saya mengawasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://indoissue.com/tyi-lecture-series-ahy-dorong-pertumbuhan-berkelanjutan-dengan-kesetaraan/">TYI Lecture Series, AHY Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan dengan Kesetaraan</a> appeared first on <a href="https://indoissue.com">Indoissue</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Indoissue.com</strong> &#8211; Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan yang juga Direktur Eksekutif <a href="https://theyudhoyonoinstitute.org/" target="_blank" rel="noopener">TYI</a>, <a href="https://indoissue.com/hasil-survei-idsight-menko-ahy-masuk-daftar-menteri-terbaik-dalam-6-bulan-pemerintahan-prabowo/" target="_blank" rel="noopener">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a> menyampaikan bahwa Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sedang mendorong kemajuan di berbagai bidang, mulai dari ketahanan pangan dan air bersih hingga transisi energi dan inovasi industri.</p>
<p>“Sebagai Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, saya mengawasi upaya di berbagai kementerian dan lembaga dalam bidang perencanaan tata ruang dan penggunaan lahan, pembangunan infrastruktur, transportasi darat, udara, dan laut, perumahan yang terjangkau, serta pembangunan kewilayahan dan transmigrasi di seluruh negeri. Ini semua adalah isu yang sangat erat hubungannya dengan keberlanjutan,” papar AHY.</p>
<p>“Keberlanjutan bukan hanya tentang lingkungan, tapi juga tentang martabat manusia, pengurangan kemiskinan, dan keamanan jangka panjang untuk generasi masa depan. Di Indonesia, kami melihat bagaimana solusi terintegrasi dapat menciptakan perubahan nyata. Dari irigasi yang lebih baik yang meningkatkan panen dan melindungi dari kekeringan, hingga kepemimpinan kami dalam rantai pasokan EV dan baterai, jalur pembangunan kami semakin dipandu oleh prinsip-prinsip ketahanan, inovasi, dan keadilan sosial, pertumbuhan berkelanjutan harus dengan kesetaraan,” lanjut AHY.</p>
<p>AHY menyampaikan bahwa kita sebagai rakyat Indonesia tidak bisa berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan ini. Tantangan yang dihadapi antara lain perubahan iklim, ketidakamanan pangan dan energi, serta ketidaksetaraan digital.</p>
<p>“Ada tiga isu fundamental. Pertama, bagaimana kita dapat mendefinisikan ulang pertumbuhan dengan cara yang menghargai integritas lingkungan dan kesejahteraan manusia,” kata AHY.</p>
<p>“Lalu yang kedua, bagaimana kita dapat meningkatkan terobosan teknologi sehingga mereka mengangkat bukan hanya beberapa orang, tapi banyak orang. Terakhir, bagaimana kita dapat memastikan tata kelola dan kolaborasi menjembatani wawasan global dengan aksi lokal,” sambungnya.</p>
<p>AHY juga menyampaikan rasa bangganya karena mendapatkan pesan video khusus dari Sekretaris Jenderal ke-8 Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon. “Saya berkesempatan bertemu dengan beliau di Hainan selama Forum Boao pada bulan Maret lalu. Meskipun tidak dapat bergabung dengan kami secara langsung, beliau dengan ramah mengirimkan pidatonya yang akan diputar setelah sambutan saya ini,” tutur AHY.</p>
<p>“Atas nama The Yudhoyono Institute, saya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ban Ki-moon atas dukungannya terhadap acara ini. Diskusi hari ini pasti akan dipenuhi dengan wawasan yang baru dan luar biasa baik. Kami merasa terhormat dapat belajar dari para panelis, dan bersama-sama kita dapat memimpin jalan menuju dunia yang lebih tangguh dan lebih baik,” pungkas AHY.</p>
<p>Pada acara kali ini, TYI menghadirkan para Profesor dari Universitas Stanford, yaitu Prof. Yi Cui, Prof. William Chueh, dan Prof. David Cohen sebagai panelis. Sementara itu, salah satu dekan di Universitas Stanford, Dr. Arun Majumdar memberikan Keynote Speech. Diskusi dipandu oleh mantan Menteri Perdagangan RI 2011–2014, Gita Wirjawan.</p>
<p>Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Chairman TYI memberikan closing remarks di akhir acara. Hadir dalam acara tersebut antara lain, kalangan akademisi, pengusaha, politisi, hingga perwakilan pemerintah.</p>
<p>The post <a href="https://indoissue.com/tyi-lecture-series-ahy-dorong-pertumbuhan-berkelanjutan-dengan-kesetaraan/">TYI Lecture Series, AHY Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan dengan Kesetaraan</a> appeared first on <a href="https://indoissue.com">Indoissue</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indoissue.com/tyi-lecture-series-ahy-dorong-pertumbuhan-berkelanjutan-dengan-kesetaraan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
