<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PSSI Jateng Archives - Indoissue</title>
	<atom:link href="https://indoissue.com/tag/pssi-jateng/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indoissue.com/tag/pssi-jateng/</link>
	<description>Berani Bersuara</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jan 2024 09:29:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://indoissue.com/wp-content/uploads/2023/11/cropped-LOGO-KOTAK-KECIL-32x32.png</url>
	<title>PSSI Jateng Archives - Indoissue</title>
	<link>https://indoissue.com/tag/pssi-jateng/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Asprov PSSI Jateng Sesalkan Suporter PSCS Cilacap Ricuh, Yoyok Sukawi: Kedepankan Sportifitas</title>
		<link>https://indoissue.com/asprov-pssi-jateng-sesalkan-suporter-pscs-cilacap-ricuh-yoyok-sukawi-kedepankan-sportifitas/</link>
					<comments>https://indoissue.com/asprov-pssi-jateng-sesalkan-suporter-pscs-cilacap-ricuh-yoyok-sukawi-kedepankan-sportifitas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 4]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jan 2024 09:29:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Liga 2]]></category>
		<category><![CDATA[PSCS Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI Jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indoissue.com/?p=1554</guid>

					<description><![CDATA[<p>IndoIssue &#8211; Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah, Yoyok Sukawi menyesalkan kericuhan yang dilakukan suporter PSCS Cilacap pada akhir laga pekan keempat pertandingan Playoff Degradasi Liga 2 melawan Persekat Kab Tegal, Senin (22/01). Dalam pertandingan tersebut, tuan rumah PSCS menang tipis 1-0 pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Wijayakusuma, Cilacap sore pukul 15.00 WIB. Namun demikian, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://indoissue.com/asprov-pssi-jateng-sesalkan-suporter-pscs-cilacap-ricuh-yoyok-sukawi-kedepankan-sportifitas/">Asprov PSSI Jateng Sesalkan Suporter PSCS Cilacap Ricuh, Yoyok Sukawi: Kedepankan Sportifitas</a> appeared first on <a href="https://indoissue.com">Indoissue</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>IndoIssue</strong> &#8211; Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah, <a href="https://indoissue.com/?s=Yoyok+Sukawi">Yoyok Sukawi</a> menyesalkan kericuhan yang dilakukan suporter PSCS Cilacap pada akhir laga pekan keempat pertandingan Playoff Degradasi Liga 2 melawan Persekat Kab Tegal, Senin (22/01).</p>
<p>Dalam pertandingan tersebut, tuan rumah PSCS menang tipis 1-0 pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Wijayakusuma, Cilacap sore pukul 15.00 WIB.</p>
<p>Namun demikian, kemenangan pasukan Hiu Selatan tercederai aksi suporter yang masuk ke lapangan pada akhir pertandingan. Sejumlah supoter dari Tribun Utara masuk ke lapangan dan mencoba menyerang pemain Persekat yang hendak masuk ke ruang ganti di akhir laga yang bertajuk Derby Ngapak tersebut. Beruntung pemain dan ofisial PSCS mencegah aksi suporter.</p>
<p>Tidak hanya itu, bus Persekat juga diserang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Saat bus diserang, sejumlah pemain, ofisial, dan pelatih pun keluar bus dan memburu oknum perusak bus. Video kericuhan kedua kesebelasan tersebut pun viral di media sosial.</p>
<p>Berdasarkan informasi berbagai sumber, meskipun menang, emosi supporter PSCS sempat terpantik saat pemain Persekat hendak menyerang ballboy. Pemain Persekat emosi karena ballboy dinilai mengulur waktu. Bola di tangan ballboy tidak dilempar ke pemain Persekat saat bola keluar atau out, padahal pemain Persekat memburu waktu karena berada di penghujung pertandingan.</p>
<p>Hal tersebut disesalkan oleh Yoyok Sukawi karena sangat menciderai sportifitas.</p>
<p>“Sampai kapan penyerangan terhadap tim lawan harus dilakukan? Tidak seharusnya apa yang terjadi di lapangan dibawa sampai selesai pertandingan apalagi sampai terjadi teror di luar stadion. Ayo benahi sepak bola Jawa Tengah. Podo Jawa Tengah e iseh sedulur. Rivalitas hanya 90 menit, selebihnya kita semua bersaudara dan kedepankan sikap sportifitas semua elemen pertandingan”, ujar Yoyok Sukawi.</p>
<p>The post <a href="https://indoissue.com/asprov-pssi-jateng-sesalkan-suporter-pscs-cilacap-ricuh-yoyok-sukawi-kedepankan-sportifitas/">Asprov PSSI Jateng Sesalkan Suporter PSCS Cilacap Ricuh, Yoyok Sukawi: Kedepankan Sportifitas</a> appeared first on <a href="https://indoissue.com">Indoissue</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indoissue.com/asprov-pssi-jateng-sesalkan-suporter-pscs-cilacap-ricuh-yoyok-sukawi-kedepankan-sportifitas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Temui Gibran di Loji Gandrung Surakarta, Yoyok Sukawi: Bahas Pembinaan Sepak Bola Jateng</title>
		<link>https://indoissue.com/temui-gibran-di-loji-gandrung-surakarta-yoyok-sukawi-bahas-pembinaan-sepak-bola-jateng/</link>
					<comments>https://indoissue.com/temui-gibran-di-loji-gandrung-surakarta-yoyok-sukawi-bahas-pembinaan-sepak-bola-jateng/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 4]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Dec 2023 12:58:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Gibran RakaBuming Raka]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Yoyok Sukawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indoissue.com/?p=852</guid>

					<description><![CDATA[<p>IndoIssue &#8211; Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah, Yoyok Sukawi menemui Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka di rumah Dinas Loji Gandrung, Surakarta pada Sabtu (2/12). Pada pertemuan tersebut, Yoyok Sukawi datang didampingi beberapa pengurus Asprov PSSI Jateng seperti Joni Kurnianto, Danur Rispriyanto, dan Wahyoe &#8220;Liluk&#8221; Winarto. Yoyok Sukawi menyampaikan bahwa pertemuannya dengan Gibran membahas [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://indoissue.com/temui-gibran-di-loji-gandrung-surakarta-yoyok-sukawi-bahas-pembinaan-sepak-bola-jateng/">Temui Gibran di Loji Gandrung Surakarta, Yoyok Sukawi: Bahas Pembinaan Sepak Bola Jateng</a> appeared first on <a href="https://indoissue.com">Indoissue</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>IndoIssue</strong> &#8211; Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah, Yoyok Sukawi menemui Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka di rumah Dinas Loji Gandrung, Surakarta pada Sabtu (2/12).</p>
<p>Pada pertemuan tersebut, Yoyok Sukawi datang didampingi beberapa pengurus Asprov PSSI Jateng seperti Joni Kurnianto, Danur Rispriyanto, dan Wahyoe &#8220;Liluk&#8221; Winarto.</p>
<p>Yoyok Sukawi menyampaikan bahwa pertemuannya dengan Gibran membahas mengenai sepak bola di Jawa Tengah.</p>
<p>Pria yang juga anggota Komisi X DPR RI ini menyampaikan bahwa Gibran yang juga calon wakil presiden Republik Indonesia ini memuji perkembangan sepak bola di Jawa Tengah.</p>
<p>&#8220;Tadi ketemu Mas Gibran bahas soal sepak bola, terutama soal pembinaan sepak bola di Jawa Tengah. Mas Gibran mengapresiasi beberapa kompetisi seperti Liga 3 dan Piala Soeratin untuk kelompok umur,&#8221; ujar Yoyok Sukawi.</p>
<p>&#8220;Tadi Mas Gibran juga pesan bahwa pembinaan harus terus dilakukan untuk meniru semangat dan daya juang Timnas Mali di Piala Dunia U17,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Selain itu, Yoyok Sukawi juga menyampaikan bahwa Gibran juga memuji langkah Asprov PSSI Jawa Tengah dalam membina suporter dan ke depan akan diagendakan akan membuat event supaya edukasi kepada suporter jauh lebih baik.</p>
<p>&#8220;Mas Gibran juga memuji langkah PSSI Jawa Tengah dalam membina suporter. Nanti kita jadwalkan juga untuk buat event,&#8221; pungkas Yoyok Sukawi.</p>
<p>The post <a href="https://indoissue.com/temui-gibran-di-loji-gandrung-surakarta-yoyok-sukawi-bahas-pembinaan-sepak-bola-jateng/">Temui Gibran di Loji Gandrung Surakarta, Yoyok Sukawi: Bahas Pembinaan Sepak Bola Jateng</a> appeared first on <a href="https://indoissue.com">Indoissue</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indoissue.com/temui-gibran-di-loji-gandrung-surakarta-yoyok-sukawi-bahas-pembinaan-sepak-bola-jateng/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yoyok Sukawi Ingatkan Bahaya Star Syndrome Bagi Pemain Sepak Bola</title>
		<link>https://indoissue.com/yoyok-sukawi-ingatkan-bahaya-star-syndrome-bagi-pemain-sepak-bola/</link>
					<comments>https://indoissue.com/yoyok-sukawi-ingatkan-bahaya-star-syndrome-bagi-pemain-sepak-bola/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 4]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Nov 2023 15:00:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Yoyok Sukawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indoissue.com/?p=623</guid>

					<description><![CDATA[<p>IndoIssue &#8211; Ketua Asprov PSSI Jateng, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya atau yang akrab disapa Yoyok Sukawi, mengatakan pemain muda Timnas Indonesia yang mengalami star syndrome di usia muda. Ia menilai, faktor star syndrome saat ini menjadi musuh utama untuk pengembangan pemain muda. Dalam konferensi pers di Pusat Informasi Piala Dunia U-17 2023 di Solia Zigna Kampung [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://indoissue.com/yoyok-sukawi-ingatkan-bahaya-star-syndrome-bagi-pemain-sepak-bola/">Yoyok Sukawi Ingatkan Bahaya Star Syndrome Bagi Pemain Sepak Bola</a> appeared first on <a href="https://indoissue.com">Indoissue</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>IndoIssue</strong> &#8211; Ketua Asprov PSSI Jateng, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya atau yang akrab disapa <a href="https://indoissue.com/?s=Yoyok+Sukawi">Yoyok Sukawi</a>, mengatakan pemain muda Timnas Indonesia yang mengalami star syndrome di usia muda. Ia menilai, faktor star syndrome saat ini menjadi musuh utama untuk pengembangan pemain muda.</p>
<p>Dalam konferensi pers di Pusat Informasi Piala Dunia U-17 2023 di Solia Zigna Kampung Batik, Solo, Jumat (17/11/2023), Yoyok Sukawi mengatakan cara untuk melindungi pemain muda dari bahaya star syndrome bahkan sudah dibahas di DPR RI.</p>
<p>“Memang star syndrome ini menjadi masalah juga dan membuat karier pemain muda menurun. Ini sudah kami bahas di Komisi X DPR ini masuknya pendidikan agar mental pemain kuat tidak mudah star syndrome, jadi pendidikan dasarnya dulu. Banyak pemain bola kita itu mengejar karier sepak bola baru sekolah, banyak yang bermain buat timnas U-20 tapi ternyata SMP nya enggak selesai,” kata dia.</p>
<p>Yoyok mengatakan pendidikan menjadi salah satu dasar agar pemain bisa terus berprestasi. Oleh sebab itu, ia mengajak peran serta dari klub, federasi dan asosiasi di tingkat kota hingga provinsi untuk menjaga pemain muda agar tetap mengenyam pendidikan hingga jenjang tertinggi.</p>
<p>“Pendidikan dasar ini penting dan perlu peran pemerintah, artinya anak yang enggak mau sekolah itu dihukum, yang tidak mampu dibayari. Mau biacara itu sekarang bahkan ada anak muda yang main judi slot, ini karena mentalnya enggak kuat, ini peran federasi, klub, pemerintah di situ,” tegasnya.</p>
<p>Ia mencontohkan di PSIS Semarang baru saja melepas satu pemain berlabel Timnas Indonesia U-23 karena tidak mau berkuliah. Yoyok Sukawi yang juga Bos PSIS Semarang ini menyebut, pemainnya wajib menempuh jenjang perkuliahan.</p>
<p>“Di PSIS saat ini pemain wajib kuliah, masuk PSIS saya pasti tanya pendidikan terakhirnya, kalau ternyata sekolahnya tertinggal saya pasti menyuruh untuk percepatan. Kalau enggak mau, saya suruh keluar, PSIS sudah bekerja sama dengan sejumlah kampus dan pemain wajib kuliah, gratis, kuliah dipermudah. Kalau kemudian kok masih mengejar target lain ya keluar, Saya baru mengeluarkan satu pemain dari PSIS karena enggak mau kuliah,” tegasnya.</p>
<p>The post <a href="https://indoissue.com/yoyok-sukawi-ingatkan-bahaya-star-syndrome-bagi-pemain-sepak-bola/">Yoyok Sukawi Ingatkan Bahaya Star Syndrome Bagi Pemain Sepak Bola</a> appeared first on <a href="https://indoissue.com">Indoissue</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indoissue.com/yoyok-sukawi-ingatkan-bahaya-star-syndrome-bagi-pemain-sepak-bola/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
