Gelar Penyuluhan Tentang Isu Perempuan & Anak, Annisa: Ini Bentuk Nyata Kepedulian Srikandi Demokrat

Srikandi Demokrat terus memberikan bukti nyata akan kepeduliannya terhadap isu-isu perempuan. Kali ini Ketua Umum Srikandi Demokrat Annisa Pohan Yudhoyono, bersama calon legislatif DPR RI Partai Demokrat Nomor Urut 3 Dapil DKI 3 Nurwayah, menggelar Penyuluhan tentang KDRT yang dibawakan oleh Siti Mazumah dari LBH APIK (Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan), di bilangan Jakarta Barat, Rabu (20/12) siang.

“Sebagaimana Pak SBY dan Mas AHY yang turun langsung ke lapangan bersama para caleg-caleg Partai Demokrat, saya juga selaku Ketua Umum Srikandi Demokrat bersama para caleg perempuan turun langsung bertemu masyarakat. Bertemu para calon pemilih. Bukan sekedar turun tapi kami memberikan penyuluhan, kelas, memberikan sedikit ilmu penting tentang isu-isu perempuan,” kata Annisa.

Mengangkat tema ‘Peran Perempuan Bersama Srikandi Demokrat untuk Mewujudkan Keutuhan Keluarga Indonesia’, Annisa menyampaikan kaum perempuan sebagai ibu memiliki peran sentral dalam sebuah proses pembangunan peradaban bangsa.

“Bahkan, Rasulullah Muhammad SAW menasehatkan bahwa “wanita adalah tiang negara”, jika baik wanitanya maka baiklah negaranya dan jika rusak wanitanya maka rusak pula negaranya,” terangnya.

“Mengapa begitu? Karena, ibu adalah sekolah atau wahana pendidikan awal bagi tumbuh kembang anak dan generasi bangsa. Karena itu, jika ibu-ibunya cerdas, berdaya saing, terampil, disiplin, memiliki literasi kewarganegraan yang baik, niscaya bangsa Indonesia akan lebih cepat bergerak maju, karena memiliki kaum perempuan yang berdaya, yang memiliki potensi sebagai penentu kemajuan bangsa,” lanjutnya.

Di depan ratusan ibu-ibu dari beberapa kelurahan dan kecamatan di Jakarta Barat, Annisa menegaskan Srikandi Demokrat punya
komitmen besar untuk terus peduli, ikut berjuang memberikan proteksi dan memberdayakan kaum perempuan.

“Terbentuknya Srikandi Demokrat adalah bukti garda terdepan dalam memperjuangkan pemenuhan hak-hak kaum perempuan. Utamanya kasus KDRT atau Kekerasan Dalam Rumah Tangga masih terus marak terjadi. Kita harus putus, kita harus stop, kita harus berhentikan apapun yang berbentuk kekerasan dalam rumah tangga,” Annisa menegaskan.

Sementara itu Nurwayah mengucapkan terima kasih atas kehadiran Annisa. “Alhamdulillah ibu-ibu kita di sini berkumpul, berterima kasih sekali kepada Ibu Annisa yang berkenan menyambangi kita. Bukan hanya itu, kita juga bersyukur Ibu Annisa bersama Srikandi Demokrat melakukan kegiatan yang amat baik ini dalam rangka hari Ibu,” kata Nurwayah.

Nurwayah juga menyampaikan, perempuan harus bahagia karena dengan bahagia perempuan mampu membesarkan dan mendidik anaknya menjadi generasi yang hebat, mampu menjaga keharmonisan demgan suami dan keluarganya, serta mampu bersosialisasi dengan lingkungan di sekitarnya.

“Kebahagiaan tidak diukur dengan materi atau status sosial, tapi lebih kepada bagaimana hak-haknya terpenuhi dengan baik dan dilindungi negara secara hukum,” pungkas Nurwayah.

Turut hadir dalam acara Ketua Bidang PPPA Srikandi Demokrat Tatyana Sutara, para Pengurus DPP Srikandi Demokrat seperti Metty Yan Harahap, Lis Dedeh, Peni Ratna, Titik, Lis Dedeh, serta Dormauli Silalahi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Sambung Rasa Reforma Agraria Summit 2024, 1 Dekade Reforma Agraria di Indonesia

Indoissue.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Penataan Agraria menggelar Reforma Agraria...