Mematahkan Tudingan Publik, Gibran Tampil Memukau saat debat cawapres.

Indoissue.com – Cawapres nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka berhasil  tampil dengan memukau dan bisa mematahkan pendapat netizen dalam debat cawapres.

Tampil tenang dan penuh kepercayaan diri, Gibran benar-benar memukau para netizen yang mengamati debat cawapres.

Gibran telah menyajikan penguasaan materi yang cukup kuat dan mampu mengurangi keraguan di kalangan publik, terlebih banyak masyarakat yang sempat menganggap Gibran masih kurang dalam pengalamannya di bidang politik.

Salah satu momen yang menjadi sorotan, saat Gibran mengonfirmasi kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang telah dimulai oleh Presiden Jokowi.

Selanjutnya, ia menegaskan bahwa IKN akan menjadi elemen penting dalam usaha untuk meratakan pertumbuhan ekonomi.

“Ini banyak yang gagal paham soal IKN, proyek itu tidak sepenuhnya pakai APBN. Hanya 20 persen. Sisanya investasi swasta dan luar negeri,” ujar Gibran saat berbicara dalam debat cawapres di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/12).

Kemudian, Gibran  menyinggung inkonsistensi Cak Imin terkait IKN.

Dia menyindir Cak Imin yang sempat ikut potong tumpeng di awal pembangunan pengerjaan proyek IKN.

“Saya izin menanggapi Gus Muhaimin dulu, saya ingat sekali Gus Muhaimin dulu sempat ikut meresmikan dan potong tumpeng di IKN.

Ini gimana ini nggak konsisten dulu dukung sekarang nggak dukung karena menjadi wakilnya Pak Anies yang mengusung tema perubahan,” Ucap Gibran.

Setelah penutupan, Gibran Rakabuming Raka mendekati Prabowo Subianto, calon presiden (capres) nomor urut dua, yang berada di atas panggung debat.

Gibran memberikan penghormatan kepada Prabowo yang baru saja menerima “standing ovation” atas paparannya tentang visi dan misinya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Sambung Rasa Reforma Agraria Summit 2024, 1 Dekade Reforma Agraria di Indonesia

Indoissue.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Penataan Agraria menggelar Reforma Agraria...